Kemenhub Perpanjang Prokes, Ini Aturan Baru Naik Pesawat

Antara, Jurnalis · Rabu 27 Januari 2021 11:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 27 406 2351575 kemenhub-perpanjang-prokes-ini-aturan-baru-naik-pesawat-HlW2ZWxI7K.JPG Penumpang pesawat (Foto: Twitter/@HardeepSPuri)

KEMENTERIAN Perhubungan (Kemenhub) memutuskan memperpanjang penerapan protokol kesehatan dalam perjalanan transportasi udara melalui Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 10 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksana Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).

Surat tersebut sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 5 Tahun 2021.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Novie Riyanto mengatakan, Kemenhub akan terus melakukan penyesuaian terhadap penanganan Covid-19 atas pelayanan transportasi udara di Indonesia.

“Kementerian Perhubungan akan terus menyesuaikan petunjuk pelaksanaan perjalanan dalam negeri dengan ketentuan SE Nomor 5 Tahun 2021 tersebut,” kata Novie, dalam pernyataan persnya.

Baca juga: Catat Ya, Ini Deretan Kursi Paling Aman di Pesawat

Dalam SE Nomor 10 Tahun 2021 yang berlaku sejak 26 Januari hingga 8 Februari 2021 itu mengatur tentang kewajiban penumpang pesawat rute domestik yang wajib dipenuhi, antara lain:

- Wajib menerapkan protokol kesehatan 3 M (menggunakan masker sesuai standar penerbangan, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer)

- Selama di dalam pesawat tidak diperkenankan bicara satu arah maupun dua arah baik secara langsung maupun melalui telepon genggam

- Tidak diperkenankan makan atau minum untuk perjalanan kurang dari dua jam terkecuali penumpang tersebut mengonsumsi obat-obatan

- Persyaratan dokumen perjalanan, wajib menunjukkan surat keterangan negatif Covid-19, untuk tes RT-PCR berlaku 3x24 jam setelah surat keterangan dikeluarkan atau rapid test antigen yang berlaku 2x24 jam.

- Khusus bagi penumpang tujuan Bali melalui Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai wajib menyerahkan surat hasil negatif Covid-19, melalui RT-PCR yang berlaku 2x24 jam atau hasil negatif rapid test antigen yang berlaku 1x24 jam

- Persyaratan dokumen perjalanan tersebut tidak berlaku untuk anak anak usia di bawah 12 tahun, penerbangan angkutan udara perintis maupun penerbangan angkutan udara di daerah 3TP (tertinggal, terdepan dan terluar)

- Penumpang wajib mengisi E-HAC yang akan ditunjukkan kepada petugas kesehatan di bandara.

Novie menambahkan, pihaknya sangat berharap agar para kru pesawat dan para penumpang mematuhi petunjuk dalam SE nomor 10 Tahun 2021 tersebut, sehingga tidak ada penyebaran Covid-19 selama perjalanan menggunakan pesawat.

“Kabin pesawat sudah dilengkapi dengan filter udara yang sering kita sebut HEPA Filter, di mana filter udara tersebut mampu membersihkan virus, bakteri atau lainnnya, dan sirkulasi udara selalu berganti setiap dua sampai tiga menit di mana udara baru mengalir dari atas kabin dan kemudian akan jatuh ke bawah sesuai gravitasi kemudian diserap untuk dibuang," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini