Benteng Keraton Buton, Destinasi Wisata Andalan Kota Baubau

Antara, Jurnalis · Rabu 27 Januari 2021 11:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 27 408 2351428 benteng-keraton-buton-destinasi-wisata-andalan-kota-baubau-kY8nN4tnn4.JPG Bangunan sisa peninggalan Kesultanan Buton, Sultra (Foto: Instagram/@xaverius_endro)

DINAS Pariwisata Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), menyatakan bahwa kawasan benteng Keraton Buton yang terletak di Kelurahan Melai merupakan salah satu destinasi wisata andalan daerah itu.

Oleh karenanya, destinasi itu harus dipertahankan karena menjadi perhatian dengan kelengkapan masterplan-nya untuk 20 tahun ke depan. Benteng keraton seluas lebih kurang 22 hektare itu diharapkan menjadi kawasan wisata budaya yang tetap lestari.

"Jadi, kawasan ini menjadi salah satu kawasan andalan Dispar Baubau. Tahun ini akan kita benahi dengan kelengkapan masterplan-nya. Masterplan benteng keraton akan menjadi landasan untuk diikuti. Dan masterplan itu pendekatannya adalah kita dudukan pendekatan wisata budaya," kata Kadis Pariwisata Kota Baubau, Ali Arham.

Baca juga: Nikmati Keindahan Kota Baubau dari Atas Benteng Keraton Kesultanan Buton

Ia menjelaskan, bicara wisata budaya tentu banyak hal yang perlu diungkap baik terdapat wisata yang sifatnya kebendaan dan tentang non-kebendaan. Sehingga untuk menggenjot agar objek wisata itu menjadi perhatian banyak orang baik domestik hingga mancanegara.

Pihaknya mencoba membangkitkan semangat generasi yang ada dengan membentuk dua kelompok yakni Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan Kelompok Melai Peduli yang akan mengangkat dan mempromosikan dari pada benteng keraton tersebut menjadi salah satu objek destinasi andalan untuk Kota Baubau hingga masa yang akan datang.

"Kelompok ini tentu banyak hal mereka bicarakan, bagaimana kawasan-kawasan ini. Kalau seperti wisata benda dan non benda saya kira ini juga jualannya melalui media sosial yang ada, kita akan membuat hingga sampai keluar negeri. Artinya mungkin seperti kelompok wisata bisa mengunggah keluar kegiatan yang bisa menghidupi benteng keraton ini," tuturnya.

Ali menambahkan, wisata aspek kebendaan yang akan diangkat yakni beberapa peninggalan situs yang ada antara lain makam, masjid, tiang bendera, gua, dan misalnya tempat pelantikan raja/sultan, serta aksesoris lainnya. Adapun non-benda nantinya juga akan kembali dihidupkan dengan menggelar agenda wisata setiap tahun.

"Saya kira tidak semua daerah memiliki hal ini. Katakan mungkin permainan rakyat di sini ada permainan rakyat 'pepudho', 'pekaleko', 'polojo', permainan 'kasodosodo', permainan asse, dan lain sebagainya. Itu semuanya nanti akan menghiasi kawasan ini menjadi kawasan yang terangkat kembali," sebut Ali.

"Sehingga harapan kita adalah semua orang bisa berkunjung di kawasan ini menyaksikan apa yang ditampilkan kembali dengan kita refresh masa lampau, kita hidupkan kembali sehingga ini menjadi jualan yang mempunyai daya tarik tersendiri," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini