Pramugari Cantik Lihat Penampakan Wanita Berzikir di Pesawat, Tangan Sampai Gemetar!

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Kamis 28 Januari 2021 21:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 28 406 2352467 pramugari-cantik-lihat-penampakan-wanita-berzikir-di-pesawat-tangan-sampai-gemetar-43VLAxXusO.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

KISAH mistis dan horor tidak hanya dialami oleh orang-orang yang bekerja di darat saja. Namun pramugari, yang bekerja di pesawat juga sering mengalaminya.

Salah satunya adalah pengalaman dari pramugari salah satu maskapai penerbangan di Indonesia yang dirangkum Okezone dari channel Youtube Galley FM. Saat itu, pramugari bernama Vina sedang menjalani penerbangan dari Jakarta menuju sebuah kota kecil di Kalimantan.

Pesawat yang ditumpanginya adalah pesawat terakhir pada malam itu. Cabin crew dalam penerbangan itu ada 4 orang terdiri dari 2 orang pramugari dan 2 orang kokpit crew.

Sebelum terbang, Vina beserta awak kabin lainnya bersiap-siap. Dan Vina mendapat tugas untuk mencatat jumlah penumpang. Penerbangan saat itu sangat sepi, hanya ada 15 penumpang saja.

Ketika sudah saatnya akan terbang, kapten pesawat mengajak untuk briefing dan Vina mendapat tugas untuk bertanggung jawab di station bagian belakang. Tidak lama kemudian penumpang boarding dan pesawat pun take off.

Baca Juga: Cerita Mantan Pramugari Dihantui Penumpang Misterius Berpakaian Ihram, Hii... Merinding

“After take off, Ana juniorku datang ke galley belakang dan dia ngajak aku ngobrol dan ia ngajak aku ngopi. Aku pun mengiyakan,” kata Vina.

Setelah mengiyakan ajakan Ana, keduanya pun membuat kopi di belakang. Beberapa menit kemudian, Vina pergi ke toilet pesawat dan meninggalkan kopinya yang belum habis.

“Keluar dari lavatory, kulihat Ana tidak ada di galley, mungkin dia ke kokpit dipanggil sama captain. Aku berniat untuk menghabiskan kopiku, lalu menyusulnya ke depan," ungkapnya.

Saat meminum kopi, Vina merasa kopinya aneh. Kopinya rasanya menjadi pahit seperti tidak memakai gula sama sekali. Padahal sebelumnya ia melarutkan gula ke dalam kopinya. Karena rasanya pahit dan aneh, Vina pun membuang kopi itu.

Setelah itu, Vina pun mengecek penumpang yang sebagian besar tertidur di kursi masing-masing. Saat sampai di station depan, ternyata Ana tidak ada. Vina berpikir mungkin Ana masih berada di ruang kemudi bersama captain.

Baca Juga: Pramugari Aldha Refa Putuskan Pensiun, Netizen: Kisahnya Menyayat Hati

“Sembari menunggu di depan, dari kejauhan aku melihat seorang penumpang di cabin bagian belakang sedang berdiri terdiam membelakangi pintu lavatory.

"Perempuan tanggung yang tidak terlalu gemuk memakai jilbab panjang. Dia ngantre WC sih sepertinya,” kata Vina.

Tak lama setelah itu, Ana keluar dari dalam kokpit. Lalu Vina pun bertanya apakah kopi Ana sudah habis atau belum. Ana menjawab belum habis sambil menunjuk kopi yang ditaruhnya di atas galley.

Vina menceritakan kepada Ana kalau kopi yang diminumnya pahit padahal awalnya manis. Ana heran dan mengatakan bahwa kopi yang dibuat itu adalah coffee mix.

Setelah itu, Vina Kembali ke posisinya di kabin bagian belakang dan teringat dengan penumpang berjilbab tadi. Sembari memerhatikan penumpang, ternyata dari seluruh penumpang, tak ada satupun yang memakai jilbab.

“Tidak berapa lama, aku mendengar bunyi flush dari lavatory. Pikir aku ini pasti mbak-mbak yang tadi nih. Aku pun melanjutkan persiapan menuju landing,” kata Vina.

Vina pun berkeliling menginstruksikan penumpang untuk mengencangkan sabuk pengamannya karena pesawat segera landing.

“Beberapa saat kemudian, aku mencium bau anyir, seperti bau bangkai yang belum lama. Aku berpikir mungkin bau itu dari arah tempat sampah, atau dari arah lavatory,” kata dia.

Sambil merapikan tas dan memperbaiki riasannya, Vina masih mencium bau anyir dan menyengat tersebut. Ia khawatir penumpangnya mencium bau itu dan complain. Vina pun menyemprotkan parfumnya dengan harapan dapat mengurangi bau anyir itu.

“Aku masih menunggu wanita itu untuk keluar dari lavatory tapi ia tidak kunjung keluar juga. Aku pun memutuskan untuk mengetuk pintu, tapi ternyata tidak dikunci," katanya.

“Ketika landing sudah dekat dan tidak ada jawaban, aku memberanikan diri untuk membuka pintunya dan ternyata kosong. Tidak ada orang, padahal setelah bunyi flush tadi, tidak ada seorang pun yang keluar dari lavatory," tambah Vina

Setelah kejadian itu, Vina merasa khawatir dan ketakutan. Setelah landing dan semua penumpang telah turun, Vina pergi ke cabin depan berbicara ke petugas ground staf sambil meminta Ana untuk mengecek kokpit, jika butuh sesuatu.

Setelah semuanya clear, Vina Kembali ke kabin belakang ditemani dengan petugas ground staf untuk mengambil tas dan dompetnya untuk membayar makanan yang ia pesan.

“Baru sampai kabin bagian tengah, kami berdua lihat-lihatan. Karena samar-samar terdengar suara orang sedang berzikir dari kabin belakang.

Meski merinding dan takut, Vina dan petugas ground staf itu tetap pergi ke belakang untuk mengecek khawatir ada hal-hal yang tidak diinginkan. Namun setelah dicek, ternyata tidak ada siapapun.

Baca Juga: Kisah Pulau Terpencil Dihuni 62 Orang, Bagaimana Mereka Bertahan Hidup?

“Kita pun turun pesawat, lalu berjalan menuju terminal bandara. Sesampainya di terminal, aku buka HP dan ternyata mas-mas ground staf tadi ternyata WhatsApp aku dan dia bilang ‘maaf ya mbak sebenarnya tadi saya mau ngomong langsung di atas tapi saya takut. Saya lihat ada penumpang di kabin belakang berdiri nyender ke pintu lavatory pakai jilbab panjang kayak mukena. Makanya saya ajak Mbak Vina buat cepet-cepet turun," ungkapnya.

“Tanganku gemeteran, aku enggak bisa berkata apa-apa. Mengingat sosok yang sama seperti yang dibicarakan mas ground stafnya," pungkasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini