Australia Segera Buka Perbatasan Negara Bagian, Ini Harapan Warga

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 29 Januari 2021 08:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 29 406 2352743 australia-segera-buka-perbatasan-negara-bagian-ini-harapan-warga-n1G2hm5X5M.JPG Suasana di Bandara Internasional Sydney, Australia (Foto: Reuters/David Gray)

NEGARA bagian New South Wales berencana membuka kembali perbatasan setelah berhasil menekan angka penularan Covid-19 hingga nol kasus selama 11 hari berturut-turut. Alhasil, pemerintah negara bagian Queensland itu akan mencabut pembatasan di perbatasan dalam waktu dekat ini.

Selain New Sotuh Wales, negara bagian Victoria juga dilaporkan akan melonggarkan pembatasan perjalanan dengan Sydney.

Sebelumnya, negara bagian Australia memberlakukan karantina atau pembatasan perbatasan keras bagi pelancong dari New South Wales (NSW) setelah adanya wabah di Sydney pada akhir Desember lalu. Hal ini membuat rencana liburan Natal ribuan warga Australia menjadi kacau.

Baca juga: Nol Kasus Covid-19, Perbatasan Negara Bagian Australia Segera Dibuka

Klaster Sydney kini telah diatasi sehingga memberi kepercayaan pada negara bagian lain untuk membuka kembali perbatasan. Perdana Menteri Queensland Annastacia Palaszczuk mengatakan negaranya akan menyambut penduduk NSW mulai 1 Februari 2021 mendatang.

"Saya ingin melihat keluarga dan teman bersatu kembali," kata Palaszczuk seperti dilansir dari Reuters.

“Kami tahu betapa pentingnya pasar New South Wales, jadi bagi pemirsa yang saat ini berada di Sydney dan Anda ingin melakukan perjalanan, tidak ada tempat yang lebih baik selain daerah tropis yang jauh di utara,” imbuhnya.

Baca juga: Berbohong soal COVID-19 saat Terbang dari Amerika, Perempuan China Dipenjara Setahun

Negara bagian tenggara Victoria, yang menjadi tuan rumah grand slam tenis Australia Terbuka, juga mengisyaratkan perubahan pengaturan perbatasan dengan Sydney pada Jumat. Victoria juga mencatat hari ke-22 dari nol kasus lokal.

Victoria memperkenalkan sistem perizinan untuk semua pelancong yang memungkinkan suatu area ditetapkan sebagai hijau, oranye atau merah sesuai dengan risiko infeksinya.

Kendati demikian, wisatawan dari zona merah masih belum diperkenankan masuk ke Victoria sementara mereka yang berasal dari zona oranye perlu menjalani tes virus corona dalam tiga hari setelah kedatangan.

“Saya berharap pada akhir besok tidak ada zona merah di New South Wales, zona hijau yang jauh lebih besar, tetapi mungkin ada beberapa sisa dari beberapa area yang tetap oranye,” kata Perdana Menteri Victoria Daniel Andrews.

Australia telah melaporkan lebih dari 22.000 kasus Covid-19 lokal dan 909 kematian sejak Maret. Pemerintah Australia pun sepakat untuk menutup perbatasan internasional di awal pandemi dan memberlakukan penguncian dan langkah-langkah jarak sosial yang ketat.

Kebijakan tersebut membuat Australia berada di peringkat 10 teratas dalam indeks kinerja penanganan Covid-19 yang berhasil.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini