5 Fakta Unik Maldives, Negara Tujuan Wisata yang 100% Penduduknya Muslim

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Sabtu 30 Januari 2021 00:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 29 406 2353029 5-fakta-unik-maldives-negara-tujuan-wisata-yang-100-penduduknya-muslim-RSWfTXKiHh.jpg Maldives atau Maladewa (Foto ttgasia.com)

POPULARITAS Maldives atau Maladewa di kalangan turis sudah tak perlu diragukan lagi. Negara kepulauan di barat daya India ini memiliki keindahan alam menakjubkan, terutama pantai berpasir putih dan laut biru seperti kaca.

Bukan saja elok di permukaan, Maldives juga punya alam bawah laut yang cantik dan bertabur spot untuk snorkeling maupun diving.

Tak berlebihan jika Maladewa menjadi salah satu destinasi wisata impian bagi wisatawan seluruh dunia, terutama bagi pasangan yang ingin berbulan madu.

Baca juga: Kisah Pulau Natal, Penduduknya Muslim dan Punya Masjid

Maldives dikunjungi sedikitnya 900 ribu turis tiap tahun. Mereka meraup banyak devisa negara dari pariwisata. Kesuksesan Maladewa mengelola wisata membuat pendapatan per kapita negara itu melampuai Indonesia.

Nah, menariknya lagi adalah Maladewa merupakan negara dengan penduduk 100 persen Muslim. Ada 1.190 pulau di Maladewa, hanya sekitar 200 di antaranya berpenghuni.

Berikut beberapa fakta tentang Maladewa yang dirangkum dari Visit Maldives, Make My Trips dan channel Youtube Data Fakta :

1. Pertemuan Kabinet Bawah Air Pertama Dunia

Rapat atau konferensi biasanya dilakukan di ruang terbuka atau di hotel-hotel. Tapi, pada 2009, pemerintah Maladewa mengadakan rapat kabinet unik yakni di bawah air. Jas dan dasi perserta diganti dengan peralatan selam dan tangki oksigen.

Alasan di balik pertemuan bawah air adalah untuk menciptakan kesadaran dan menyoroti ancaman pemanasan global bagi negara dataran rendah Samudra Hindia itu.

ilustrasi

Hurawalhi Maladewa (maldives.com)

2. Negara Paling Datar dan Terendah di Dunia 

Maladewa dicatat dalam Guinness World Record sebagai negara terendah dan paling datar di dunia dengan ketinggian maksimum 2,4 meter di atas permukaan laut.

Negara yang terdiri atas 1.190 pulau ini memiliki masalah yang serius yaitu isu pemanasan global dan perubahan iklim. Karena perubahan iklim yang cepat dan mengakibatkan naiknya air laut, Maladewa diprediksi akan tenggelam.

Baca juga: Kisah Pulau Terpencil Dihuni 62 Orang, Bagaimana Mereka Bertahan Hidup?

“Beberapa upaya konservasi sedang dilakukan untuk melindungi lingkungan laut yang berharga di Maladewa. Sementara beberapa spesies laut dan burung dilindungi oleh hukum, kawasan lindung telah ditetapkan untuk menjamin konservasi ekosistem tertentu dan kekayaan keanekaragaman hayati negara,” tulis situs Visit Maldives.

3. 100% Penduduknya Muslim

Sempat diduduki oleh Portugis dan Inggris, Maladewa kemudian berhasil direbut oleh seorang pemimpin muslim bernama Muhammad Thakurufaanu Al-Auzam yang kemudian memimpin negara itu sejak 1573.

Awalnya, Maladewa merupakan negara kesultanan di bawah perwalian Inggris hingga akhirnya merdeka pada 26 Juli 1965 dan berubah menjadi Republik hingga saat ini.

Penduduk Maladewa sekitar 530.000 pada 2019. Rakyat Maladewa 100 persen beragama Islam. Dengan luas wilayah hanya 297,8 kilometer per segi, tak berlebihan bila Maladewa disebut sebagai negara Muslim terkecil di dunia.

4. Islam agama wajib

Mengutip CBS News, Islam adalah agama resmi di Maladewa, dan warga negara diwajibkan secara hukum untuk mengikutinya. Pada 2008, undang-undang menyatakan bahwa non-Muslim tidak boleh menjadi warga negara.

Oleh karena itu, wisatawan yang mendarat di sana diwajibkan mematuhi undang-undang di Maladewa.

Impor bahan peledak, senjata, senjata api, amunisi dan obat-obatan jelas illegal. Pemerintah Maladewa juga melarang untuk membawa dan mengimpor bahan yang dianggap bertentangan dengan Islam seperti pornografi, produk babi dan alkohol.

ilustrasi

5. Dilarang berbikini di pantai

Sebagai negara yang memberlakukan syariat Islam, pemerintah Maladewa melarang penggunaan bikini di pantai umum bagi perempuan. Bikini hanya diperbolehkan di pantai milik pribadi, pantai khusus dan di hotel. Bila melanggar aturan, siap-siap untuk dipenjara.

The Sun pernah melaporkan, seorang wanita ditangkap oleh petugas keamanan karena memakai bikini di pantai umum dan ketahuan sedang meminum alkohol. Wanita itu langsung ditangkap dan diadili.

Prekonomian Maladewa bergantung pada sektor pariwisatanya. Pemerintah setempat memisahkan pantai umum dan pantai khusus bagi wisatawan untuk warga lokal dan wisatawan mancanegara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini