Cerita Horor Pramugari di Tengah Malam

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Sabtu 30 Januari 2021 21:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 30 406 2353556 cerita-horor-pramugari-di-tengah-malam-jD1RTaGljV.jpg ilustrasi (stutterstock)

SEORANG pramugari yang tidak disebutkan namanya menceritakan tentang temannya yang unik. Temannya yang bernama Leni (bukan nama sebenarnya) memiliki kebiasaan yang unik. Bahkan kebiasaan nya agak menyeramkan dan horor. Berikut ceritanya yang dikutip dari channel Youtube Galley FM.

Leni adalah pramugari asli keturunan Jawa. Temannya mendeskripsikan Leni sebagai seseorang yang ramah dan periang. Salah satu temannya sebut saja Desi dan Leni adalah teman satu asrama pramugari, hanya berbeda gedung saja. Waktu itu Desi dan Leni sedang day off terbang dan sedang tidak ke mana-mana. Desi kemudian main ke unit Leni untuk yang pertama kalinya.

Baca juga: Kisah Pramugari Antar Makanan ke Penumpang Tak Kasat Mata di Kursi 22A

“Sampai di sana kita masak, makan bareng dan bergosip kayak biasanya. Gak kerasa hari udah malem. Gue mau pamit pulang tapi Leni bilang ‘ah udah nginep sini aja, toh besok kita juga masih libur’” kata Desi.

Desi mengiyakan untuk menginap di unit Leni. Desi mengaku bahwa ia tidur sangat pulas malam itu dan pada tengah malam ia terbangun ingin ke toilet.

“Pas gue bangun, gue lihat si Leni tidur sambil pake headset tapi mulutnya sambil bergumam. Kayak orang ngigau. Tapi ngigaunya ada iramanya” ungkap Desi

Saat Desi kembali dari toilet, ia penasaran akan apa yang didengarkan oleh Leni. Ketika mengintip melalui hpnya, ternyata Leni sedang mendengarkan tembang Jawa. Desi mengenali lagu itu karena sempat Leni putar ketika mereka sedang masak. Desi tidak ambil pusing dan kembali melanjutkan tidurnya.

Paginya, saat Desi memutuskan untuk kembali ke unitnya, ia melihat Leni sedang tidur jadi ia memutuskan untuk kembali tanpa membangunkan Leni dan akan mengabarinya lewat WhatsApp saja.

Setelah itu, Desi dan Leni belum sempat untuk main bareng lagi karena schedule terbang mereka yang padat sampai suatu hari, mereka dapat hari libur lagi dan Desi pun menginap lagi di unit Leni.

“Si Leni bilang besok pagi ada terbang, pick up jam 6 pagi. Pas dia bangun dan siap-siap jam 4 pagi, gue juga kebangun karena alarm si Leni bunyi. Gue tidur lagi tapi gue kebangun dan gue denger suara Leni lagi nyanyi tembang Jawa. Gue liat si Leni di depan TV dengan peralatan makeup di depannya masih nembang Jawa dengan mata merem sambil megang sisir kayu yang pernah gue liat tempo hari yang lalu. Seketika gue merinding” kata Desi

Leni kemudian masuk ke dalam ruang ganti untuk berganti seragam pramugarinya. Selepas dari ruang ganti, Leni kaget ketika melihat Desi sudah bangun. Setelah itu Desi pun mengantar Leni ke depan asrama.

Baca juga: Pramugari Cantik Lihat Penampakan Wanita Berzikir di Pesawat, Tangan Sampai Gemetar!

Sebulan setelah kejadian itu, Desi dan Leni mendapat jadwal terbang bersama. Yang mana mereka mendapat satu asrama dan tidur di kamar yang sama. Leni awalnya tidak berpikiran aneh sampai tengah malam ia mendengar Leni menyanyi tembang Jawa dari kamar mandi. Desi mengetuk pintu kamar mandi dan menanyakan keadaan Leni. Ia takut terjadi hal buruk terhadap Leni.

“Suara nyanyian itu pun berhenti. Leni membuka pintu kamar mandi dan melihat gue dengan tatapan kosong kemudian keluar dari kamar mandi ngelewatin gue gitu aja. Dan ketika itu gue nyium wangi melati kuat banget dari kamar mandi.”

Desi pun mengecek ada apa di kamar mandi, ternyata kosong namun Desi menemukan sisir kayu yang sama yang digunakan Leni menyanyi di depan tv sebulan yang lalu. Penasaran akan apa yang dilakukan Leni, Desi pun bertanya kepada Leni.

“Gue tanya tapi Leni nggak ngejawab. Dia cuma tiduran di kasur tapi matanya kayak ngelihatin ke arah pojok kamar. Gue semakin takut dan akhirnya Leni menjawab lirih ‘kita dijagain’ katanya gitu” ungkap Desi

Desi sangat ketakutan dan ia menutupi dirinya dengan selimut dari ujung kaki hingga ujung kepala. Badannya merinding hebat sekujur tubuh.

“Samar-samar gue denger Leni ketawa kecil, tapi gua nggak berani buka mata, gua takut dan gua berusaha tidur sambil berharap agar cepet-cepet pagi biar gue bisa cepet keluar dari sini”

Anehnya, paginya, Leni bertingkah normal seperti biasa seolah-olah tidak ada kejadian apa-apa. Saat terbang dan pulang lagi, Leni juga sudah normal seperti biasa. Setelah kejadian itu, Desi tidak pernah terbang lagi bersama Leni dan sudah tidak pernah bertemu Leni lagi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini