Wisata Religi di Jakarta, Pernah ke Makam Mbah Priok?

Husmilia Nur'Afriza, Jurnalis · Senin 01 Februari 2021 23:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 01 408 2354330 wisata-religi-di-jakarta-pernah-ke-makam-mbah-priok-bguArlz5Hs.jpg Makam Mbah Priok. (Foto: Okezone)

JAKARTA tak melulu memamerkan keindahan kota dengan gedung pencakar langit yang megah. Di balik itu, terdapa wisata religi makam tokoh pejuang Islam yang di Jakarta yang terkenal.

Mungkin Anda tak asing dengan nama Pangeran Jayakarta atau Mbah Priok, tokoh ibu kota yang telah wafat. Anda bisa berziarah ke makamnya sekaligus berwisata religi.

Ditulis Okezone, Senin (1/2/2021), berikut adalah tiga makam yang menjadi destinasi wisata religi favorit warga Jakarta. Di mana saja ya?

Makam Pangeran Jayakarta

 makam

Makam yang terletak di kawasan Jatinegara Kaum ini merupakan salah satu wisata religi makam yang sangat sayang untuk dilewatkan jika ke Jakarta. Kawasan Jatinegara Kaum ini merupakan tempat Pangeran Jayakarta tinggal.

Baca Juga: Jenazah Kapten Afwan Dimakamkan Hari Ini, Pramugari Aldha Refa: Alfatihah

Sedangkan Pangeran Jayakarta sendiri merupakan pemimpin Jakarta pada masa penjajahan Belanda tahun 1619-1640. Di kawasan ini juga, sang pangeran membangun Masjid Assalafiyah untuk mengatur strategi perlawanan Belanda. Hingga taun 1640, beliau meninggal dan dimakamkan tepat di samping masjid ini.

Makam yang berlokasi di Jl. Jatinegara Kaum No. 49 Pulo Gadung, Jakarta Timur ini tidak pernah sepi pengunjung, terutama pada hari-hari besar Islam. Banyak yang percaya bahwa berdoa kepada Tuhan di makam leluhur seperti ini dapat membuat doa kita terkabul.

Makam Mbah Priok
Kawasan yang memiliki total 13 makam termasuk makam Habib Hasan al Hadad atau Mbah Priok ini sempat mengalami sengketa yang pada akhirnya resmi dijadikan sebagai cagar budaya dan wisata religi oleh Basuki Tjahaja Purnama saat ia menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. 
Selain itu, komplek pemakaman ini juga terdapat aliran air menyegarkan untuk pengunjung berwudhu atau sekadar mencuci muka. Kawasan ini selalu ramai orang berkunjung untuk berziarah, terutama saat malam Jumat.
Makam Keramat Angke
Makam yang terletak di Jalan Pangeran Tubagus Angke No 5, Tambora, Jakarta Barat ini merupakan makam dari Pangeran Syarif Hamid Al Kadri yang merupakan putra dari Sultan Pontianak yang dibuang ke Batavia pada masa pemerintahan Belanda. 
Beliau dikenal sebagai ulama dan dan pejuang, maka dari itu untuk menghormati jasa-jasanya, banyak masyarakat yang berkunjung untuk berziarah. Mereka biasanya membaca surat Yasin bersama-sama. 
Makam Keramat Angke ini juga selalu dipadati oleh ribuan peziarah saat Haul atau acara keagamaan yang diselenggarakan satu hari setelah hari raya Idul Adha.

Makam Mbah Priok

makam

Habib Hubah Al Haddad merupakan salah satu ulama penyebar Islam di Jakarta. Digelari Mbah Priok karena menurut riwayat ia sosok yang memberikan nama Tanjung Priok.

"Karena beliau memberi nama Tanjung Priok. Itu tadi dia juga yang menyebarluaskan agama Islam di Jakarta setelah Habib Husain bin Abubakar Alaydrus di Luar Batang," kata pengurus dan penjaga makam Mbah Priok, Saipul beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Pesona Mistis Gua Setan di Kei, Keindahan Berbalut Misteri

Pada 14 April 2010, sempat terjadi kerusuhan yang dipicu dari rencana eksekusi tanah di sekitar makam Mbah Priok. Pasca-kerusuhan itu, peziarah ke makam Mbah Priok makin ramai.

"Di sini semakin ramai yang mengujungi setelah kejadian 2010 yang di mana ada perang sama Satpol PP," beber Saipul.

 

Kawasan yang memiliki total 13 makam termasuk makam Habib Hasan al Hadad atau Mbah Priok ini sempat mengalami sengketa yang pada akhirnya resmi dijadikan sebagai cagar budaya dan wisata religi oleh Basuki Tjahaja Purnama saat ia menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. 


Selain itu, komplek pemakaman ini juga terdapat aliran air menyegarkan untuk pengunjung berwudhu atau sekadar mencuci muka. Kawasan ini selalu ramai orang berkunjung untuk berziarah, terutama saat malam Jumat.


Makam Keramat Angke


Makam yang terletak di Jalan Pangeran Tubagus Angke No 5, Tambora, Jakarta Barat ini merupakan makam dari Pangeran Syarif Hamid Al Kadri yang merupakan putra dari Sultan Pontianak yang dibuang ke Batavia pada masa pemerintahan Belanda. 


Beliau dikenal sebagai ulama dan dan pejuang, maka dari itu untuk menghormati jasa-jasanya, banyak masyarakat yang berkunjung untuk berziarah. Mereka biasanya membaca surat Yasin bersama-sama. 
Makam Keramat Angke ini juga selalu dipadati oleh ribuan peziarah saat Haul atau acara keagamaan yang diselenggarakan satu hari setelah hari raya Idul Adha.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini