7 Destinasi Wisata Populer di Myanmar, Pagoda hingga Gua Laba-Laba

Salsabila Jihan, Jurnalis · Senin 01 Februari 2021 20:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 01 408 2354649 7-destinasi-wisata-populer-di-myanmar-pagoda-hingga-gua-laba-laba-obhUXsEtHM.jpg Mrauk U, situs peradaban kuno di Rakhine, Myanmar (Foto Instagram @kris_bednarzewski)

Jembatan U Bein

Jembatan yang melintang di Danau Taungthaman dekat Amarapura, Myanmar ini memiliki panjang 1,2 kilometer, dibangun sekitar tahun 1850 dan diyakini menjadi jembatan kayu jati tertua dan terpanjang di dunia.

Selain digunakan sebagai akses bagi orang-orang setempat untuk beraktivitas, jembatan ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.

Kayu yang digunakan untuk membangun jembatan ini adalah kayu dari bekas istana kerajaan di Inwa. Namun saat ini, beberapa dari 1,086 pilar yang menyangga jembatan itu telah diganti dengan beton. 

Reruntuhan Mrauk U

Mrauk U sendiri adalah kota di bagian utara Negara Bagian Rakhine Myanmar yang merupakan kota paling penting dan kuat pada saat kerajaan Rakhine (Arakan) pada 1430-1785.

Namun saat ini, Mrauk U merupakan salah satu situs peradaban kuno yang menyajikan candi-candi dan reruntuhan kota, misalnya sisa-sisa dari istana utama di pusat kotanya.

ilustrasi

Menurut legenda, sekitar 6.000 kuil pernah berdiri di tanah ini dengan arsitektur yang beragam, namun kini hanya tersisa sekitar 700 bangunan kuil dan pagoda karena jatuhnya dinasti dan pengaruh kondisi alam mengakibatkan Kerajaan Rakhine runtuh.

Gua Pindaya

Gua Pindaya merupakan gua kapur alami yang terletak di atas bukit yang memiliki lebih dari 8.000 patung Buddha dari berbagai zaman. Gua ini juga dipenuhi dengan stalakmit yang memesona. Tradisi peletakan patung Buddha di dalam gua bisa ditelusuri hingga ke tahun 1750.

Konon, nama Pindaya berasal dari kalimat "Pinku Ya-Pyi!" yang berarti "Aku mendapatkan laba-labanya!". Kalimat tersebut berkaitan dengan legenda yang dipercayai oleh masyarakat setempat.

Menurut cerita, gua ini dulunya dihuni oleh seekor laba-laba raksasa yang jahat. Ia menculik 7 orang putri yang sedang mandi di dekat gua. Putri-putri ini kemudian diselamatkan oleh Pangeran Kummabhaya dari Yawnghwe.

Karena cerita tersebut, di pintu masuk gua dipasang patung laba-laba dan Pangeran Kummabhaya yang memegang busur lengkap dengan anak panah.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini