Libur Imlek, Taman Safari Gelar Atraksi Barongsai dan Liong Selama 3 Hari

Antara, Jurnalis · Selasa 02 Februari 2021 12:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 02 406 2354859 libur-imlek-taman-safari-gelar-atraksi-barongsai-dan-liong-selama-3-hari-4cREH1atzv.jpg Dua penari latihan untuk perayaan Imlek 2021 di Istana Panda, Taman Safari Indonesia, Puncak, Bogor (Antara)

OBJEK wisata nasional Taman Safari Indonesia (TSI) di Kawasan Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat akan menggelar perayaan Imlek 2021 yang diperingati pada 12 Februari nanti dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Lokasi perayaannya di area Istana Panda Indonesia.

"Acara ini juga dikemas lebih sederhana, hal ini mengingat situasi pandemi COVID-19 yang masih belum berakhir," kata General Manager TSI Bogor, Emeraldo Parengkuan di Cisarua, Bogor, Senin 1 Januari 2021 malam.

Baca juga:  Sandiaga Uno Ajak TikTokers Berinovasi Bangkitkan Sektor Parekraf

Didampingi Humas TSI Cisarua Yulius H Suprihardo, ia menjelaskan rangkaian acara yang akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat sesuai standar pencegahan COVID-19 itu akan berlangsung selama tiga hari sejak Jumat 12 Februari 2021.

"Acara sendiri dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga sore hari," kata pria yang akrab disapa Aldo itu.

Ia menyebutkan TSI telah memasang berbagai dekorasi dengan ornamen yang didominasi warna merah disertai gantungan lampion di setiap sudut untuk memperingati Imlek.

Aldo mengatakan bahwa TSI akan mempertunjukkan atraksi liong dan barongsai yang merupakan ikon perayaan Imlek, serta menghadirkan para penari khas Tiongkok.

Baca juga:  China Iming-imingi Angpau demi Cegah Perantau Mudik saat Imlek

Di samping itu, TSI Cisarua juga akan memperkenalakn satwa takin, satu-satunya jenis satwa yang hanya bisa dilihat di Istana Panda Indonesia, maupun di Kawasan Asia tenggara.

Takin atau Bidorcas Taxicolor merupakan satwa yang hidup di daerah Pegunungan Himalaya. Hewan tersebut memiliki panjang tubuh mencapai 1,2 meter.

"Pengenalan takin ini dikemas dalam acara 'keeper talk' yang akan berlangsung pada pukul 14.00 WIB, dan pengunjung dapat berinteraksi dengan perawat satwa (keeper) yang akan menjelaskan keberadaan satwa unik ini," ujar Emeraldo Parengkuan.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini