Banjarmasin Benahi 10 Wisata Unggulan Selama Pandemi Covid-19

Antara, Jurnalis · Rabu 03 Februari 2021 16:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 03 406 2355675 banjarmasin-benahi-10-wisata-unggulan-selama-pandemi-covid-19-UHhnSlV8Xw.JPG Wisata susur sungai masih jadi favorit di Banjarmasin, Kalsel (Foto: Instagram/@galeribanjarmasin)

BANJARMASIN, Kalimantan Selatan terus melakukan pembenahan sektor pariwisata selama masa pandemi Covid-19. Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina mengatakan, pariwisata harus berbenah mengingat potensinya yang cukup menjanjikan.

Ia menegaskan, perlu dilakukan pengembangan pariwisata tersebut agar bisa berbenah dalam masa adaptasi kebiasaan baru. Terlebih, kata dia, terdapat sebanyak puluhan ribu pekerja yang ada di sektor pariwisata.

Baca juga: 5 Tips Ciptakan Suasana Staycation Seru di Rumah

Hal ini tentunya menjadi sebuah sumbangsih besar bagi bangsa dan negara, ketika ingin bangkit dari keterpurukan yang diakibatkan pandemi Covid-19.

“Di sinilah saya kira pentingnya positioning untuk membenahi infrastruktur pariwisata sekaligus juga melakukan upaya-upaya kreatif dalam marketing pariwisata," paparnya.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah berupaya membina 20 Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang tersebar di semua kecamatan dari 36 titik destinasi pariwisata yang ada di Banjarmasin.

Baca juga: Tak Mau Bayar Bagasi Ekstra, Penumpang Pesawat Ini Makan Jeruk 30 Kg

Di sisi lain juga, Pemkot Banjarmasin turut membenahi 10 destinasi wisata unggulan pada saat pandemi Covid-19.

"Ada beberapa tempat pariwisata di Kota Banjarmasin yang mendapatkan usulan agar dikembangkan lebih lanjut untuk orang bersantai (stay) Rumah Lanting yang ada di Pulau Bromo, Kampung Sasirangan di Kampung Melayu dan juga Galeri Terapung," ungkapnya.

Kemudian, berkaca dari survei bulan Agustus 2020 lalu, kata dia, sebanyak 60 persen orang lebih suka liburan setelah pandemi.

Ini menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat berkehendak untuk kembali berpergian, berlibur dan bersantai untuk menikmati wisata.

"Di tahun 2021 dan 2022 kita ingin melakukan perbaikan daya tarik wisata seperti rumah lanting, galeri terapung, rumah hijau, jukung wisata dan jembatan bromo sampai di tahun 2025 kita reflikasikan agar menjadi tempat yang menarik dikunjungi," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini