Cantiknya Ayesha Aziz, Perempuan Muslim yang Jadi Pilot Termuda

Salsabila Jihan, Jurnalis · Kamis 04 Februari 2021 12:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 04 406 2356333 cantiknya-ayesha-aziz-perempuan-muslim-yang-jadi-pilot-termuda-XgLGYMbiTH.jpg Ayesha Aziz, pilot wanita termuda di India (Foto lokmarg.com)

INDIA kembali memperkenalkan salah satu pilot wanita berbakat. Namanya Ayesha Aziz. Perempuan muslim itu disebut-sebut sebagai pilot wanita termuda di India atau mungkin dunia.

Melansir Hindustan Times, Kamis (4/1/2021), Ayesha Aziz yang baru berusia 25 tahun berasal dari Kashmir. Ia menjadi sumber inspirasi bagi banyak wanita, terutama di daerah asalnya.

Baca juga: Pilot Cantik India Terbangkan Pesawat dengan Rute Terpanjang Lintasi Kutub Utara 

Ceritanya bermula pada 2011, Ayesha menjadi siswa pilot termuda yang mendapatkan lisensi pada saat usianya 15 tahun dan menjalani pelatihan untuk menerbangkat jet MIG-29 di pangkalan udara Sokol Rusia di umur berikutnya.

Kemudian ia lulus dalam penerbangan dari Bombay Flying Club (BFC) dan memperoleh lisensi komersial pada 2017.

ilustrasi

Ayesha Aziz (herzindagi.com)

Ayesha berbicara kepada media, ia percaya bahwa wanita Kashmir telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir dan mereka juga telah berhasil dengan sangat baik di bidang pendidikan.

"Saya pikir wanita Kashmir melakukannya dengan sangat baik, terutama dalam pendidikan. Wanita di Kashmir lainnya sedang menyelesaikan gelar master atau doktornya. Orang-orang di lembah melakukannya dengan baik," ujar Ayesha.

Walaupun saat ini kurang tepat untuk bekerja sebagai pilot wanita ditambah lagi lingkungan kerja yang dinamis, Ayesha mengaku senang menerima tantangan itu.

Baca juga:  India Buka Penerbangan ke Inggris Mulai 8 Januari 2021

"Saya memilih bidang ini karena saya suka bepergian sejak usia yang masih sangat muda. Saya terpesona dengan terbang dan dapat bertemu dengan banyak orang," jelasnya.

Ia menambahkan, "Bekerja sebagai pilot cukup menantang karena tidak seperti bekerja dari balik meja dengan jam kerja mulai dari pukul 9 pagi - 5 sore. Tidak ada pola tetap dan saya harus selalu siap menghadapi tempat baru, berbagai jenis cuaca dan bertemu orang baru."

Ayesha mengungkapkan bahwa sebagai seorang pilot, mental adalah satu hal penting yang harus dipersiapkan karena ia bertanggung jawab terhadap ratusan nyawa dalam satu kali terbang.

"Dalam profesi ini, mental seseorang harus kuat karena bisa memuat 200 penumpang dan itu tanggung jawab yang besar."

 

Ia sangat berterima kasih kepada orang tuanya yang selalu mendukung Ayesha untuk mencapai mimpi besarnya itu.

"Saya sangat beruntung memiliki orang tua yang telah mendukung saya dalam segala hal. Tanpa mereka, saya tidak akan dapat mencapai posisi saya hari ini," ujarnya.

"Saya akan terus mengembangkan diri pada tingkat profesional dan pribadi. Ayah saya adalah panutan terbesar saya," tutup Ayesha.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini