Sandiaga Uno Optimistis Pembatasan Sosial Mikro Percepat Pemulihan Parekraf

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 04 Februari 2021 13:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 04 406 2356346 sandiaga-uno-optimistis-pembatasan-sosial-mikro-percepat-pemulihan-parekraf-9ms9Y0ghPr.JPG Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Biro Humas Kemenparekraf)

INSTRUKSI Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) yang memberlakukan pembatasan sosial berskala mikro disambut baik Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno.

Menurutnya, pernyataan Jokowi dalam rapat terbatas yang digelar di Istana Negara, Jakarta Pusat pada Rabu 3 Februari 2021 itu sejalan dengan langkah pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) nasional yang kini tengah dikebutnya.

Oleh karenanya, Sandi menegaskan pelaksanaan pembatasan sosial berskala mikro harus dilakukan secara disiplin. Tujuannya, agar kasus virus corona atau Covid-19 nasional dapat ditekan secara signifikan.

Baca juga: Istri dan Anaknya Pulang dari Amerika, Sandiaga Uno: Kita Shalat Sama-Sama Ya

"Kuncinya adalah di lapangan dilakukan secara detail, sekali lagi arahan Presiden bahwa rencananya itu harus tereksekusi dengan baik dan patuh di lapangan dengan tingkat kerincian yang disiplin," ungkap Sandi dalama siaran pers yang diterima MNC Portal, Kamis (4/2/2021).

"Diperlukan ketegasan dalam kepatuhan enforcement (pelaksanaan) dipertegas," tambahnya.

Menparekraf Sandiaga Uno

(Foto: Instagram/@sandiuno)

Sejalan dengan hal tersebut, Sandi kembali mengingatkan inovasi, adaptasi dan kolaborasi harus dilakukan seluruh pihak untuk mempercepat pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif saat ini.

Baca juga: Sandiaga Minta Jajarannya Jalankan Program Percepatan Pemulihan Pariwisata dengan Baik

Sebab menurutnya, tidak ada formula baku yang dapat diadopsi oleh suatu bangsa dalam menghadapi pandemi Covid-19.

"Jadi ini berbeda tiap negara dan dibutuhkan tingkat agilitas-adaptasi yang variatif bagi kita dalam menerapkan, khususnya di pariwisata dan ekonomi kreatif," jelasnya.

Tak hanya itu, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu memastikan bahwa pelaksanaan pembatasan sosial berskala mikro tidak menyulitkan masyarakat.

Begitu juga dengan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal yang memasuki pekan ketiga pada Februari 2021 mendatang. Vaksinasi tersebut kata Sandi, diharapkan dapat dilakukan di sejumlah lokasi yang sudah direncanakan.

"Kami ingin mengusulkan, karena harapan Bapak Presiden untuk mencapai heart immunity atau kekebalan komunal menyasar ke zona padat yang tingkat mobilitas tinggi dan interaksi manusianya juga tinggi," tuturnya.

"Ini cocok dengan destinasi-destinasi pariwisata dan tempat berinteraksinya dari segi ekonomi kreatif," tambah Sandi.

Dirinya pun berharap anggaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang sebelumnya dialokasikan untuk vaksinasi Covid-19 itu dapat diprioritaskan ke sejumlah destinasi wisata maupun sentra ekonomi kreatif Nusantara.

"Dengan vaksinasi yang meningkat, tentunya dampak yang kita harapkan untuk penularan Covid-19 ini bisa kita tekan dan membangkitkan pariwisata Indonesia yang mendorong pemulihan perekonomian bangsa," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini