UMKM di Belitung Berkembang Pesat, Sandiaga Uno: Jangan Lengah

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 05 Februari 2021 19:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 05 406 2357298 umkm-di-belitung-berkembang-pesat-sandiaga-uno-jangan-lengah-1qJGRIQSAo.jpeg Menparekraf Sandiaga Uno memegang produk ekonomi kreatif Bangka Belitung (Okezone.com/Dimas)

TAK hanya menyuguhkan keindahan alam memikat, Bangka Belitung juga memiliki potensi ekonomi kreatif yang menjanjikan. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno terkesima melihat perkembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di provinsi kepulauan tersebut.

Baca juga:  Sandiaga Uno Kagum Lihat Produk Kreatif Desa di Babel Tembus Pasar Internasional

Salah satu sentra ekonomi kreatif di Babel adalah Desa Batu Itam di Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung yang dikunjungi Sandiaga Uno, Jumat (5/2/2021). UMKM di desa itu berkembang dengan pesat dan berkontribusi besar terhadap perumbuhan ekonomi.

"Kita patut bersyukur. Tapi jangan lengah. Tetap terapkan 3 M dan 3 T, karena tidak ada daerah yang bisa menekan laju penularan Covid-19 kalau tidak disiplin melaksanakan protokol kesehatan,” kata Sandiaga.

Desa Batu Itam dikenal sebagai produsen kapal kayu untuk mengangkut barang dan jasa. Kemudian produk-produk UMKM desa itu juga telah berhasil menembus pasar internasional, seperti batik Setiak yang dikenakan Sandiaga Uno saat berkunjung ke sana.

 

Batik khas Bangka Belitung tersebut sudah memiliki pasar tersendiri di Singapura. Belum lagi berbicara produk-produk kerajinan tangan lainnya, seperti gelang keramik hingga topi daun kelapa yang cukup digemari konsumen dalam negeri maupun mancanegara.

Berkat usaha dan kerja keras para pelaku ekonomi kreatif lokal, Bangka Belitung menjadi salah satu daerah yang mampu bertahan dari hantaman pandemi Covid-19.

Baca juga:  Sandiaga Uno Makan Nasi Gemuk Khas Bangka Belitung, Nikmatnya!

Bupati Belitung Sahani Saleh mengatakan, perekonomian Belitung tumbuh hingga 2,4 persen di tengah pandemi Covid-19.

"Di mana-mana mungkin bahkan di dunia pun (pertumbuhan) ekonomi minus, tapi Alhamdulillah di Belitung masih +2,4 (persen). Ini betul betul UMKM kita lah yang menunjang. Walaupun keterpurukan dan segala macam, Alhamdulillah UMKM kita masih surplus dalam pertumbuhan ekonomi, ini satu hal pak menteri, kami di sini masih adem adem saja karena masih bertahan," ujar Sahani.

Jumlah UMKM di Belitung kini sudah mencapai 19.000 unit.

"UMKM, kita ingat awal itu hanya 3.000 unit, sekarang sudah lebih dari 19.000. Dan di sisi lain, PAD kita dulunya hanya Rp70 miliar, sekarang ini mencapi Rp210 miliar. Semua murni ditopang UMKM. Sehingga di sini kita walaupun Covid-19 kelihatannya masih adem-adem saja," kata Sahani.

Sandiaga mengapresiasi UMKM di Belitung yang memberi kontribusi besar pada pertumbuhan ekonomi dan memajukan sektor ekonomi kreatif.

“Ke depannya kami akan terus mendukung pengembangan UMKM dan industri ekonomi kreatif karena dapat menciptakan lapangan pekerjaan seluas-luasnya," tutup Sandiaga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini