Viral Gili Tangkong Dijual via Online, Pemprov NTB: Situsnya Gak Jelas!

Antara, Jurnalis · Selasa 09 Februari 2021 04:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 08 406 2358820 viral-gili-tangkong-dijual-via-online-pemprov-ntb-situsnya-gak-jelas-WznuR6zfzM.JPG Gili Tangkong di Lombok Barat, NTB (Foto: Instagram/@kakisumpit)

KEPALA Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Nusa Tenggara Barat (NTB), H Mohammad Rum menegaskan bahwa situs Private Island Online yang menawarkan Gili Tangkong di Kabupaten Lombok Barat merupakan situs yang tidak jelas, sehingga patut diragukan.

"Itu info enggak jelas. Begitu juga situsnya enggak jelas," tegas Rum saat dihubungi wartawan, Senin, 8 Februari 2021.

Ia mengakui, di Gili Tangkong terdapat lahan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB seluas 7,2 hektare. Lahan tersebut sudah dilelang oleh Pemprov NTB untuk dikelola pihak ketiga yang dimenangkan PT Heritage Resort dan Spas.

Baca juga: Heboh Gili Tangkong Lombok Dijual di Situs Online

Bahkan, Pemprov telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) mengenai pemanfaatan aset seluas 7,2 hektare tersebut pada 2019.

"Kita ketahui bersama bahwa Gili Tangkong kan sudah dilelang, dimenangkan oleh PT Heritage Resort dan Spas, tapi yang bersangkutan tidak ada aksi di lapangan sampai dengan saat ini. Tapi kok ini ada berita orang jual pulau itu kan aset Pemprov," tuturnya.

Gili Tangkong

(Foto: Instagram/@marienperezf)

Sekadar informasi, Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah dan Presiden Direktur PT Heritage Resort & Spas telah meneken atau menandatangani MoU pemanfaatan aset di Gili Tangkong, Sekotong, Lombok Barat. Investor asal Kepulauan Riau tersebut berencana membangun resort kelas dunia di Gili Tangkong.

Baca juga: Begini Akses ke Gili Tangkong, Pulau yang Viral Dijual via Online

PT Heritage Resort and Spas ditetapkan menjadi mitra Pemda dalam kerja sama pemanfaatan aset daerah di Gili Tangkong, setelah dilakukan seleksi terhadap investor yang berminat.

Penetapan PT Heritage Resort and Spas menjadi mitra Pemda dalam pemanfaatan aset daerah seluas 72.723 meter persegi di Gili Tangkong pada 3 September 2019. Tiga investor yang memasukkan penawaran untuk mengelola aset Pemprov NTB di Gili Tangkong.

Awalnya, ada delapan investor yang mendaftar dalam seleksi terbuka yang dilakukan tim panitia independen yang dibentuk Pemprov NTB. Namun, dari delapan investor yang mendaftar, hanya tiga yang menyerahkan dokumen penawaran. Yakni PT Heritage Resort and Spas (Bintan), PT Istana Cempaka Raya (Mataram), dan PT Ananda Tangkong Paradise (Denpasar).

Hasil seleksi yang dilakukan Panitia Pemilihan Mitra Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD) Pemprov NTB, PT Heritage Resort and Spas menjadi peringkat pertama dengan total nilai 91,27 persen. Panitia pemilihan melihat dari dua aspek.

Baca juga: Selain Gili Tangkong, 7 Pulau Ini Juga Dijual di Situs Online

Pertama, dokumen dan RIP. Untuk peringkat kedua, PT Istana Cempaka Raya dengan nilai 83,60 dan PT Ananda Tangkong Paradise mendapatkan nilai 64,06.

Sebelumnya, Gili Tangkong yang berada di Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, diduga dijual secara online melalui situs Private Island Online ke investor dalam perusahaan atau pribadi. Hal itu terlihat dalam laman website: https://www.privateislandsonline.com/asia/indonesia/gili-tangkong-island.

Hingga Minggu, 7 Februari 2021 malam laman web tersebut masih aktif, dan Gili Tangkong tercatat sebagai private land for sale. Bagi yang berminat, situs menyediakan laman pelajari lebih lanjut, yang menyertakan kolom identitas calon pembeli, alamat surel, dan nomor kontak yang bisa dihubungi. Namun, pada Senin, 8 Februari 2021 situs tersebut sudah tidak bisa diakses lagi sejak kasus ini mencuat dan ramai diperbincangkan publik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini