Polisi Dalami Unsur Pidana Dugaan Penjualan Gili Tangkong di Situs Online

Antara, Jurnalis · Selasa 09 Februari 2021 10:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 09 406 2358922 polisi-dalami-unsur-pidana-dugaan-penjualan-gili-tangkong-di-situs-online-Br7AzhMhH3.JPG Gili Tangkong di Lombok Barat, NTB (Foto: Instagram/@herkiandi)

POLRES Kabupaten Lombok Barat akhirnya turun tangan melakukan penyelidikan atas dugaan penjualan Gili Tangkong di Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) via situs online.

Kapolres Lombok Barat, AKBP Bagus Satriyo Wibowo mengatakan, pihaknya sedang melakukan pendalaman terkait informasi penjualan Gili Tangkong tersebut.

"Kami masih melakukan pemantauan dan pendalaman terhadap masalah ini, seperti apa sesungguhnya yang terjadi di lapangan, sehingga kami mendapat gambaran secara utuh," ujarnya kepada wartawan di Mapolres Lobar, Senin kemarin.

Baca juga: Pemprov NTB Tegaskan Gili Tangkong Tidak Dijual!

Bagus mengatakan, meski telah melakukan pendalaman terkait adanya dugaan penjualan pulau tersebut, namun pihaknya belum dapat menyimpulkan apakah ada perbuatan pidana atau tidak dalam kasus tersebut. Mengingat, kasus ini tengah berproses.

"Yang jelas apakah ini ada perbuatan pidana atau tidak, perlu ada pendalaman dulu. Makanya kami melakukan penyelidikan dulu dengan turun ke lapangan," ucap Bagus.

Pihaknya mempersilakan jika ada pihak yang merasa keberatan dan dirugikan dengan hal tersebut untuk melapor ke Polres Lobar.

"Kami tinggal menunggu kalau ada yang keberatan, melapor ataupun pengaduan pengaduan yang dirugikan dengan masalah ini," tuturnya.

Baca juga: Heboh Gili Tangkong Lombok Dijual di Situs Online

Terpisah Kepala Desa Sekotong Barat, Saharudin, mengaku terkejut setelah mendengar informasi Gili Tangkong mau dijual. Sebab, selama 2 tahun menjadi kepala desa belum ada orang per orang atau investor yang menawarkan ingin membeli atau pun berinvestasi di kawasan tersebut.

"Tidak benar ada informasi seperti itu, karena yang datang berminat juga tidak ada," ucap Saharudin.

Menurutnya, di kawasan Gili Tangkong terdapat lahan yang dimiliki oleh pemerintah provinsi dan milik pribadi. "Setahu kami yang miliki itu provinsi dan pribadi. Selain itu tidak ada lagi," ujarnya.

Selama ini kata Saharudin, kawasan Gili Tangkong dijadikan daerah tujuan wisata bersama pulau-pulau yang ada di sekitarnya. Keunggulan Gili Tangkong karena pulau tersebut memiliki pasir putih yang mengelilingi pulau.

Selain itu pemandangan pulau sangat luar biasa ditambah di dalam pulau banyak pohon kelapa, sehingga sangat cocok untuk berlibur dan beristirahat bagi wisatawan. "Itu baru di daratannya, lautannya pun juga indah. Jadi pemandangannya sangat bagus," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini