Orangutan Terancam Punah, Sandiaga Uno Angkat Bicara

Dewi Kania, Jurnalis · Selasa 09 Februari 2021 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 09 406 2359181 orangutan-terancam-punah-sandiaga-uno-angkat-bicara-t1penOwYLo.jpg Ilustrasi orangutan. (Foto: Worldofbuzz)

POPULASI orangutan terancam punah. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengajak generasi milenial untuk melestarikan.

Sandi menyatakan bahwa masa pandemi Covid-19 ini dapat menjadi momentum bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk beradaptasi. Kemudian berkontribusi untuk kepentingan khalayak dan lingkungan luas.

“Pagi ini kreativitas bertemu dengan kelestarian alam, “Creativity meets Sustainability”. Adik-adik mahasiswa jurusan kreatif seperti fashion design, graphic design, sound design dan business berkontribusi langsung kepada kelestarian orangutan melalui berbagai karya seni," kata Sandi dalam USG x BOSF Virtual Creative Event, Selasa (9/2/2021).

Baca Juga: Sandiaga Uno Ungkap Kesan Pertama Makan Ombus-ombus saat Kunjungi Danau Toba

sandiaga

Sandi sangat bangga bisa melihat kreativitas generasi milenial, yang mengutamakan kelestarian, lingkungan dan pariwisata berkelanjutan.

“Saya bangga dan yakin bahwa mata air keberlanjutan bangsa ini masih ada di tangan kalian semua (para siswa-red), the class of pandemic survivor," tambahnya.

Sandi juga menyebut bahwa tren kekinian terutama di kalangan milenial dan kalangan generasi Z telah berubah. Dari eksploitasi alam habis-habisan pada penyelamatan lingkungan dan pelestariannya.

"Kesadaran ekologis dimana manusia bukanlah penghuni sendiri alam ini, apalagi dunia sedang berubah akibat pandemi, perubahan cepat yang disruptif," ucapnya.

Angkatan pandemi, menurutnya, mendapat tantangan unik yang akan membentuk karakter unggul. Yaitu karakter kreatif dan tahan banting, sadar lingkungan dan kesehatan, survive through digital. Karakter ini adalah modal untuk meraih sukses melangkah masa depan.


“Sejak hari ini tanamkan pada diri untuk lulus jadi creator, jadi entrepreneur. Jangan hanya cari kerja, tapi ciptakan lapangan pekerjaan lewat sentuhan kreatif kita,” tuturnya. 

Baca Juga: Borong Oleh-Oleh Belitung, Sandiaga Uno: Produk Parekraf di Sini Kualitasnya Baik

Ditambahkan Presiden Direktur PT UniSadhuGuna Adhirama Gumay, kegiatan konservasi tidak harus selalu langsung terjun ke hutan. Bisa dilakukan dengan hal menyenangkan dan kreatif. 

"Orang utan adalah kekayaan fauna Indonesia yang buat kita bangga dan jaga, harapan saya kegiatan ini bisa membangkitkan rasa peduli mereka terhadap lingkungan," terangnya.


"Dengan adanya prog ini di parekraf, bisa berjalan bersama dengan isu lingkungan. Kita coba membangkitkan minat anak-anak, bagaimana bisa kreatif dan menjaga ekosistem pelestarian alam," lanjut dia.

Data BOS Foundation, saat ini populasi orang Utan, di Kalimantan dan Sumatra terus mengalami penurusan secara cepat, lebih dari 50%, saat ini dari 230.000 menjadi 100.000 jumlahnya. 


Sementara, keberadaan orang utan sangatlah dibutuhkan untuk kelangsungan ekosistem hutan yang baik. Manfaat orangutan memegang peranan yang sangat penting sebagai spesies di hutan. Jika tak ada orangutan, tidak ada penjaga hutan. 



Tidak ada hutan, maka tidak ada oksigen alami yang dibutuhkan untuk semua makhluk hidup. Untuk itu, perlu kerja sama dari berbagai pihak untuk berperan aktif dalam melindungi orang utan dan habitatnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini