Belitung Sepi Wisatawan, Sandiaga Uno: Aku Sangat Sedih

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Selasa 09 Februari 2021 18:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 09 406 2359377 belitung-sepi-wisatawan-sandiaga-uno-aku-sangat-sedih-GtQ0LHhHts.jpg Sandiaga Uno (Istimewa)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno baru pulang kunjungan kerja di Pulau Belitung, Provinsi Bangka Belitung. Ia mengaku sedih melihat sejumlah destinasi wisata di Negeri Laskar Pelangi itu sepi wisatawan.

“Aku baru pulang dari Belitung. Sepi, sepi banget. Sangat sedih, sesedih- sedihnya karena kunjungan (wisatawan) drop hingga nol,” kata Sandiaga Uno dalam LIVE NGANTRI: Ngobrol Bareng Mas Menteri edisi #BeliKreatifDanauToba bersama aktris Prisa Nasution yang disiarkan di Instagram @pesonaid_travel, pada Minggu 8 Februari 2021.

Baca juga: Promosi #BeliKreatifDanauToba, Sandiaga Uno Kasih Ongkir Murah

Belitung punya banyak objek wisata terutama pulau-pulau dengan pantai eksotis. Pada 2019, sebelum virus corona mewabah, tercatat ada 300 ribu wisatawan berkunjung ke Belitung. Belasan ribu di antaranya turis asing yang dimoninasi pelancong Singapura, Malaysia dan China.

Tapi, selama pandemi Covid-19, pariwisata Belitung terpuruk ke titik nadir. Usaha penginapan seperti hotel mati suri karena tak ada tamu.

Sandiaga bercerita hotel tempatnya menginap saat berkunjung ke Belitung akhir pekan lalu, buka karena kedatangan rombongan Kemenparekraf. Jika tidak ada kunjungan, Sandi memastikan tidak ada satupun kamar hotel yang disewa oleh pengunjung.

Baca juga: Ini Alasan Sandiaga Uno Berulang Kali Kunjungi Danau Toba

“Terus saya ke toko oleh-oleh yang bilang bahwa mereka pendapatannya turun hingga 95%. Dan mereka belum bisa menikmati transformasi menuju digitalisasi,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Sandi mendorong penguatan ekonomi kreatif yang sangat potensial di Belitung, karena ada beberapa produk karya masyarakat desa di pulau itu sudah diekspor ke Singapura.

Hal sama dia lakukan dalam mengembangkan wisata Danau Toba di Sumatera Utara. Kemenparekraf membuat program #BeliKreatifDanauToba yang akan diluncurkan pada 20 Februari 2021.

Selain untuk menyelamatkan ekonomi dan pariwisata, menurut Sandi program ini juga dapat membantu masyarakat mempercepat proses digitalisasi dan transformasi dalam bidang pariwisata.

Kemenparekraf akan melatih dan mendampingi 200 pelaku UMKM terpilih secara offline dan online selama tiga bulan untuk mengoptimalkan penjualan dan memperluas pasar.

Selain itu, UMKM terpilih juga mendapatkan berbagai macam keuntungan seperti perluasan pasar ke dalam marketplace unggulan, mendapatkan kesempatan produknya diiklankan di paid media, mendapat konsultasi pengelolaan bisnis, pengurusan sertifikasi HAKI, pengurusan cuti bayar pajak, pelatihan pembukuan keuangan perusahaan, dan perluasan pasar ekspor melalui marketplace Internasional.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini