Miris! Koala di New South Wales Australia Terancam Punah 2050

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Rabu 10 Februari 2021 12:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 10 406 2359734 miris-koala-di-new-south-wales-australia-terancam-punah-2050-WJD3Er0eY4.JPG Koala di New South Wales, Australia terancam punah pada 2050 (Foto: Reuters)

SEEKOR koala tua bernama Clarence berhasil diselamatkan setelah jatuh dari pepohonan tinggi. Kecelakaan itu mengakibatkan matanya rusak dan terpaksa dioperasi.

Namun kini, koala itu sudah dalam keadaan baik dan mulai bisa mengendus makanan. Saat ini hewan lucu itu harus hidup menyesuaikan diri dengan kondisi 'disabilitas'.

Setelah enam bulan menjalani perawatan di rumah, Clarence kini tinggal di Port Stephens Koalas, pusat rehabilitasi dan suaka nirlaba di utara Sydney, Australia.

Baca juga: Fenomena 2 Bulan Terjadi di Dubai Gempar, Apa Penyebabnya?

Melansir laman Daily Mail, Koala di Australia saat ini menjadi hewan yang terancam punah. Hal ini dikarenakan adanya perusakan habitat, serangan dari anjing peliharaan, kebakaran hutan, dan kecelakaan di jalan dan hal ini sangat berkontribusi pada penurunan populasi.

Koala

(Foto: ABC)

Kebakaran hutan musim panas yang mengerikan menyebabkan 81 persen populasi koala lenyap di New South Wales dan menyebabkan sekitar tiga miliar hewan terbunuh atau telantar di seluruh Australia.

Penyelidikan yang dirilis pada Juni tahun 2020 mengungkapkan bahwa koala akan punah di New South Wales pada 2050 kecuali ada tindakan segera yang diambil.

Baca juga: Kisah Kucing Malang Okky Bisma Kini Temani Aldha Refa

Sejak saat itu, pemerintah New South Wales telah berkomitmen menganggarkan dana 44,7 juta dolar untuk menyelamatkan koala.

Membangun taman nasional baru di kawasan yang teridentifikasi dan mengurangi pembukaan lahan merupakan faktor kunci yang akan membantu kelangsungan hidup jangka panjang koala.

“Koala adalah hewan ikonik Australia yang diakui di seluruh dunia dan harta nasional yang akan kami lakukan semampu kami untuk melindungi generasi mendatang,” kata Menteri Lingkungan New South Wales, Matt Kean.

Dokter dan aktivis hewan telah mengambil tanggung jawab mereka sendiri untuk membantu spesies langka yang menderita kerugian besar akibat kebakaran hutan dan kecelakaan lain yang membuat mereka menjadi yatim piatu.

Ketua komite dan Partai Hijau MLC, Cate Faehrmann mengatakan, spesies yang terancam punah itu sudah dalam masalah besar sebelum musim kebakaran hutan yang menewaskan sekitar 5.000 ekor koala.

Laporan itu mengatakan pemerintah memperkirakan ada 36.000 koala di negara bagian itu, tetapi angka itu belum bisa dikatakan valid.

Beberapa rekomendasi dikeluarkan di antaranya melindungi habitat koala yang kian kritis, menghentikan pembalakan liar maupun kegiatan pembukaan lahan ilegal, serta pembentukan jaringan rumah sakit satwa liar dengan sumber daya manusia qualified. Sejumlah rekomendasi itu diharapkan mampu menjaga eksistensi koala yang menjadi salah satu ikon Australia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini