Cegah Kerumunan, Klenteng Madiun Nihil Perayaan Imlek Tahun Ini

Antara, Jurnalis · Kamis 11 Februari 2021 08:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 10 406 2360121 cegah-kerumunan-klenteng-madiun-nihil-perayaan-imlek-tahun-ini-gDFE26JGwp.jpg Pernak-pernik Imlek mulai marak dijual (Foto: Okezone.com/Arif Julianto)

PENGURUS Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hwie Ing Kiong atau Klenteng Madiun, Jawa Timur memastikan pihaknya tidak akan menggelar perayaan Imlek 2021. Hal tersebut lantaran saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19 demi mencegah kerumunan orang.

"Keputusan peniadaan perayaan Imlek di Klenteng Madiun diambil, mengingat kondisi pandemi Covid-19 yang hingga kini belum usai," ujar Ketua TITD Hwie Ing Kiong Madiun, Iwan Budijanto di Madiun, Rabu, 10 Februari 2021.

Menurut dia, pihaknya telah mengirimkan surat pemberitahuan pembatalan kegiatan ke Polres Madiun Kota. Maka dari itu, dirinya menyarankan agar seluruh umat yang merayakan Imlek untuk melakukan sembahyang secara individu di rumah masing-masing.

Baca juga: Pengunjung Perayaan Imlek di Aceh Dipangkas 20 Persen

Pihaknya juga akan membatasi umat yang melakukan sembahyang di klenteng. Hal itu bertujuan agar tidak terjadi kerumunan.

"Tidak akan ada doa bersama yang dilakukan seperti biasanya. Hanya, umat yang ingin berdoa di tempat ibadah utama akan dibatasi jumlahnya," katanya.

Sebelum pandemi, Klenteng Hwie Ing Kiong selalu mengadakan kegiatan sembahyang bersama pada malam jelang Imlek. Ribuan warga Tionghoa berkumpul saat perayaan kegiatan tersebut.

Pada perayaan Imlek tahun 2020, terdapat sejumlah rangkaian kegiatan ikonik yang dilakukan. Kegiatan yang kerap menjadi magnet pariwisata tahunan itu di antaranya, bagi-bagi angpao serta hari ke-15 setelah Imlek melakukan kegiatan Cap Go Meh alias makan bersama.

Pada Imlek tahun 2021 ini, Iwan berharap agar pandemi Covid-19 yang saat ini melanda segera berlalu.

"Harapannya pandemi segera berlalu supaya pekerjaan dan perekonomian bisa kembali seperti semula. Biar tidak banyak terjadi pengangguranan, ekonomi kembali bangkit," katanya.

Berdaarkan data kasus Covid-19 di Kota Madiun hingga Rabu kemarin mencapai 1.201 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 1.013 orang di antaranya telah sembuh, 55 orang lainnya masih dalam perawatan, 52 orang isolasi mandiri, dan 81 orang meninggal dunia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini