Lagi Asyik Main Ski, Pria Ini Diserang Beruang hingga Terluka

Dinny Ayu Anggarda Paramitha, Jurnalis · Kamis 11 Februari 2021 15:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 11 406 2360376 lagi-asyik-main-ski-pria-ini-diserang-beruang-hingga-terluka-PxKMzlQrcr.JPG Beruang coklat yang dikenal agresif (Foto: Reuters)

SEKELOMPOK orang tak sengaja menemukan sarang beruang coklat, sebelum salah satu dari mereka diserang hingga mengalami luka serius dekat wilayah Haines, Alaska, Amerika Serikat.

Pria yang berjumlah tiga orang itu merupakan pemain ski lintas negara. Mereka menemukan sarang beruang coklat di sebuah gunung di barat laut Haynes, Alaska pada Sabtu, 6 Februari 2021.

Fish and Game Department of Alaska melaporkan bahwa sebagian dari mereka terluka karena diserang beruang.

Melansir lama Lovebylife News, awalnya ketiga orang itu sedang dalam perjalanan kembali untuk bermain ski di pegunungan sisi selatan Danau Chilkoot, 10 mil barat laut Haynes. Kemudian mereka secara tak sengaja jatuh ke sarang beruang coklat pada ketinggian 1.600 meter.

Baca juga: Seorang Bocah Diserang Beruang di Kebun Binatang Palestina, Kok Bisa Ya!

"Orang ketiga melihat salju terbuka dan bulu-bulu berjatuhan di atasnya. Dia terluka," kata seorang pakar biologi pada Alaska Department of Fish and Games, Karl Koch.

Orang-orang itu berkata bahwa mereka telah melihat beberapa ekor beruang di dalamnya. "Saat diserang, pria itu jatuh dari atas, berpura-pura mati pada saat yang sama, dan beruang itu lari, kata Koch.

Korban lalu meminta bantuan menggunakan perangkat inReach, perangkat komunikasi satelit yang dapat memberikan koordinat GPS untuk lokasi mereka. Menurut badan tersebut, penjaga pantai diminta untuk merepons laporan pada pukul 15.20 waktu setempat.

Baca juga: Baduy Dalam 'Lockdown' 3 Bulan, Ada Apa?

Tak berselang lama sebanyak lima anggota awak dari Sitka tiba di daerah itu dengan helikopter MH-60 Jayhawk dan menempatkan seorang yang terluka di helikopter. Sedangkan dua lainnya dalam keadaan baik-baik saja dan tiba dengan selamat dari gunung.

Koch mengatakan, beruang yang mengalami hibernasi penuh selama musim dingin, merupakan kondisi yang rawan. Beruang saat itu sebenarnya masuk dalam keadaan yang disebut 'torpor' atau mati suri, yang memperlambat fungsi tubuh untuk menyimpan energi agar tetap hangat selama musim dingin.

Torpor tidak lebih kuat dari hibernasi, dan Koch mengatakan beruang mungkin akan bangun lagi dan meninggalkan sarang. "Beruang itu mungkin juga bangun sebagai respons atas gangguan tersebut," ucap Koch.

Korban serangan beruang itu dilaporkan sudah dalam kondisi stabil. Ahli biologi satwa liar dan dibantu aparat masih menyelidiki insiden serangan beruang liar itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini