Kabar Baik, Kemenparekraf Siapkan Program Padat Karya untuk 177 Desa Wisata di Bali

Miftachul Chusna, Jurnalis · Kamis 11 Februari 2021 20:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 11 406 2360724 kabar-baik-kemenparekraf-siapkan-program-padat-karya-untuk-177-desa-wisata-di-bali-Va4zn0RG4v.JPG Menparekraf Sandiaga Uno dan Gubernur Bali, I Wayan Koster (Foto: Chusna/Koran SINDO)

PARA pekerja pariwisata yang terdampak pemutusan hubungan kerja alias PHK di Bali mendapat 'angin segar'. Ya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan menyiapkan program padat karya untuk 177 desa wisata di Pulau Dewata.

"Mudah-mudahan bisa segera direalisasikan agar bisa secepatnya membuka lapangan kerja," ungkap Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno dalam kunjungan kerja di Denpasar, Bali, Kamis (11/2/2021).

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menjelaskan, program yang menghabiskan dana Rp186 miliar tersebut bekerjasama dengan Bank Indonesia dan telah disetujui Gubernur Bali, I Wayan Koster.

Baca juga: Bangkitkan Pariwisata Bali, Dana Rp9,9 Triliun Masuk Program Pemulihan Ekonomi Nasional

Program tersebut nantinya akan direalisasikan dalam bentuk pembangunan jogging track di kawasan Sanur, pembenahan destinasi wisata di Ubud termasuk pengelolaan sampah di wilayah Klungkung.

Program tersebut diharapkan dapat membuka lapangan kerja sebanyak 15.000 orang. "Dan, multiplier effect-nya tentu lebih banyak. Saya harap bisa lima sampai enam kali lipat," tuntas Sandi.

Sebelumnya, Menparekraf Sandiaga Uno juga memastikan bahwa anggaran Rp9,9 triliun yang diperuntukkan bagi pemulihan parekraf imbas pandemi telah masuk pembahasan program pemulihan ekonomi nasional.

"Program stimulus soft loan yang dimintakan masyarakat pariwisata dan ekonomi kreatif melalui Pak Gubernur sekarang dalam pembahasan di program pemulihan ekonomi nasional," kata dia usai bertemu Gubernur Bali, Wayan Koster hari ini.

Untuk merealisasikan usulan tersebut, Sandi mengaku telah bertemu langsung dengan Menteri Keuangan, Menko Perekonomian, Menko Kemaritiman dan Investasi serta pimpinan kementerian terkait di kabinet.

Adapun dana stimulus itu nantinya diupayakan melalui skema soft loan dengan bentuknya pinjaman jangka panjang dan bunganya sedikit di bawah KUR.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini