Kisah Kelenteng Surga Neraka di Singkawang

Fatha Annisa, Jurnalis · Sabtu 13 Februari 2021 00:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 12 408 2361194 kisah-kelenteng-surga-neraka-di-singkawang-uJvojTSNbs.jpg Kelenteng Surga Neraka di Singkawang. (Foto: Instagram sky)

DI punggung Gunung Pasi, Singkawang, Kalimantan Barat berdiri sebuah kuil bernama Wihara Dharma Suci Mulia. Namun masyarakat lebih mengenalnya dengan Kelenteng Surga Neraka.

Untuk sampai ke Kelenteng Surga Neraka, perjalanan yang ditempuh sedikit melelahkan karena jalanan menanjak. Wajar saja, Kelenteng ini merupakan kelenteng tertinggi di Kalimantan Barat. Akses jalan untuk kendaraan pun hanya bisa dilalui satu mobil.

Terdapat beberapa bangunan dalam satu lingkungan kelenteng. Umat yang ingin bersembahyang harus mengetahui urutan bangunan tersebut agar dapat menancapkan dupa sesuai urutannya. Saat masuk ke dalam kelenteng Anda akan melewati tangga dengan anak tangga paling bawah dialiri air.

Air tersebut berfungsi untuk membersihkan kaki agar siapapun yang memasuki kelenteng ada dalam keadaan bersih. Julukan Surga Neraka diberikan karena di kelenteng ini pengunjung akan melihat gambaran kehidupan setelah kematian berdasarkan ajaran Taoisme.

Baca Juga: Kisah Mistis di Balik Riuhnya Tarian Barongsai

Ada surga untuk manusia berbakti dan gambaran siksa neraka untuk para pendosa. Penghitungan amal dan dosa juga diilustrasikan melalui persidangan.

 kelenteng

Total ada tujuh bangunan kuil yang melambangkan surga di langit ketujuh. Letaknya menyebar dan meningkat sebagai simbol dari tangga menuju surga. Banyak warga melakukan pemujaan sebagai bentuk penghormatan dan permohonan izin kepada dewa dan leluhur pada kuil pertama.

Kuil kedua yang ada di bagian atas sebelah barat meyuguhkan gambaran surga dan neraka. Sementara kuil ketiga yang berada di samping kirinya digunakan untuk memuja arwah pemimpin dan pahlawan atau raja duniawi.

Terdapat sebuah kepercayaan dalam kelenteng ini. Di antara dua kuil ketujuh ada kolam yang digunakan untuk ritual koin. Konon, mereka yang berhasil melempar koin ke seberang kolam akan dikabulkan doa dan permintaannya. Tetapi jangan lupa berdoa sembari menggenggam koin dan mengayunkan kedua tangan terlebih dahulu, ya.

Bagi pengunjung yang tidak memiliki koin, Anda bisa menukarnya terlebih dahulu di pintu masuk Kelenteng dekat dengan loket informasi.

Selain orang-orang Tionghoa, masyarakat dari berbagai daerah dan kalangan pun kerap kali berkunjung ke Kelenteng Surga Neraka. Beberapa dari mereka penasaran dengan keunikan yang dimiliki kelenteng, dan beberapa lainnya ingin menikmati keindahan alam di sekitar kelenteng.

Pengurus kelenteng juga mengizinkan bagi pengunjung yang hanya ingin bersantai sembari memandang hamparan hijau pepohonan dan menikmati semilir angin. Dari Kelenteng Surga Neraka memang terlihat jelas pemandangan wilayah hijau Singkawang hingga batas panti. Asalkan bukan di tempat yang digunakan untuk beribadah dan selalu menjaga kesopanan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini