Corona Belum Reda, Bogor Street Festival 2021 Batal Digelar

Antara, Jurnalis · Sabtu 13 Februari 2021 18:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 13 406 2361463 corona-belum-reda-bogor-street-festival-2021-batal-digelar-NYu9Q3qPPX.JPG Atraksi naga pada perayaan Cap Go Meh (Foto: Okezone.com)

PERINGATAN Bogor Street Festival Cap Go Meh yang masuk dalam 100 calendar of event Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Tahun 2020 urung digelar pada 2021 ini lantaran masih dalam situasi pendemi Covid-19.

"Peringatan BSF CGM tahun ini tidak dilaksanakan karena masih dalam situasi pandemi Covid-19. Tidak boleh ada kerumunan," ujar Ketua Panitia Bogor Street Festival CGM 2020, Arifin Himawan.

Arifin yang akrab disapa Ahim itu melanjutkan, pada Cap Go Meh 2021 tidak aga kegiatan arak-arakan, karena pasti bakal menciptakan kerumunan. "Kita harus menghindari kerumunan," tegasnya.

Pemerintah pusat maupun Pemerintah Kota Bogor, sambungnya, menerapkan aturan protokol kesehatan dan melarang adanya kerumuman. "Panitia mematuhi aturan yang diterapkan pemerintah," katanya.

Baca juga: Atraksi Barongsai dalam Akuarium Pukau Pengunjung Sea World Ancol

Cap Go Meh

(Foto: Okezone.com)

Ahim melihat penularan Covid-19 di Kota Bogor saat ini sangat tinggi, sehingga semua pihak harus berkontribusi membantu Pemerintah Kota Bogor menekan penularan Covid-19.

Menyambut Cap Go Meh 2021, pada 26 Februari 2021, yakni hari ke-14 dari tahun baru Imlek, pada Jumat hari ini, panitia hanya melakukan kegiatan menghias Lawang Suryakencana, yakni gerbang Jalan Suryakencana dengan lampion.

Hiasan lampion juga dipasang di Vihara Dhanagun dan di depan sejumlah gang di Jalan Suryakencana, untuk menunjukkan kesan Imlek hingga Cap Go Meh.

Menurut Ahim, panitia BSF CGM memiliki rencana untuk menyelenggarakan kegiatan doa bersama dari tokoh lintas agama pada hari Cap Go Meh, seperti bagian dari kegiatan BSF CGM tahun 2020.

"Doa bersama ini dilakukan secara tertutup dan tidak perlu dihadiri banyak orang hanya beberapa panitia, karena tidak boleh ada kerumunan," kata dia.

Ia menambahkan, rencana tersebut sebenarnya pernah disampaikan secara lisan kepada pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan masih dimatangkan oleh panitia.

"Kalau bisa dilaksanakan, kami akan memproses izinnya ke Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor," ujarnya.

Doa bersama lintas tokoh agama ini kata dia, rencananya akan dilakukan secara tertutup di tempat tertentu, seperti halaman Vihara Dhanagun.

"Warga Kota Bogor bisa mengikutinya mengikutinya secara online melalui streaming maupun youtube live," tuntas Ahim.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini