Luhut Telpon Nadiem Makarim Minta Kembangkan Pesanggarahan Bung Karno di Prapat

Novie Fauziah, Jurnalis · Minggu 14 Februari 2021 18:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 14 406 2361890 luhut-telpon-nadiem-makarim-minta-kembangkan-pesanggarahan-bung-karno-di-prapat-nMz7eNb6xU.jpg Menko Marvest Luhut Binsar Panjaitan (Okezone)

MENTERI Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ingin agar rumah pengasingan Soekarno di Prapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara dikembangkan sebagai cagar budaya sekaligus objek wisata sejarah.

Pengembangan pesanggrahan Soekarno di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Baca juga: Luhut Sebut Pembangunan Danau Toba Gunakan Lahan Sudah Terbuka

Luhut sudah menelpon langsung Mendikbud Nadiem Makarim menyampaikan keinginannya itu.

"Kemarin saya telpon dengan bapak Menteri Pendidikan, supaya semua tempat-tempat yang heritage seperti ini, itu di bawah Kementerian Pendidikan, sehingga semua terpusat," ujar Luhut dalam video diunggah di akun Instagram @luhut.panjaitan, Minggu (14/2/2021).

Sejarah mencatat, Soekarno pernah menjalani pengasingan di Prapat mulai 4 Januari 1949. Ia diasingkan bersama rekan seperjuangannya, Sutan Sjahrir dan Agus Salim. Ketiganya ditempatkan di sebuah rumah yang dibangun oleh Belanda pada 1820.

Rumah tersebut kini sudah dipugar dan menjadi objek wisata sejarah.

Menurut Luhut, rumah pengasingan Bung Karno itu harus dirawat dan dirapikan untuk pariwisata.

Baca juga:  Luhut Kunjungi 15 Proyek Pemerintah di Danau Toba

Kemendikbud, kata dia, sudah setuju dengan rencana tersebut, sehingga pengelolaannya satu wadah.

"Semua terpusat, tidak seperti sekarang ada yang nanganin pemda, ada yang nanyain tadi PUPR, Pariwisata, Pendidikan. Buatlah terintegrasi ini sehingga sangat cantik karena saya melihat," pungkasnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini