5 Kuliner Kota Tua Jakarta, Cobain Kerak Telur hingga Minum Jamu

Elvina Maharani Putri, Jurnalis · Senin 15 Februari 2021 18:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 15 301 2362288 5-kuliner-kota-tua-jakarta-cobain-kerak-telur-hingga-minum-jamu-rDdzHMbs4p.jpg Soto Tangkar dan Sate Kuah Dahing H Diding. (Foto: Instagram @tetap_kuliner)

KULINER di Kota Tua Jakarta menjadi daya tarik para wisatawan yang berkunjung. Beragam macam jenis makanan dan minuman begitu menggoda, tentu rasanya enak dan tidak akan mengecewakan.

Puas menjelajahi Kota Tua, tidak ada salahnya untuk menyambangi tempat-tempat kuliner untuk mengisi perut kosongmu. Kira-kira bisa mencicipi apa saja ya saat berkunjung ke Kota Tua?

Berikut lima kuliner di Kota Tua yang wajib Anda cicipi, seperti diulas Okezone, Senin (15/2/2021).

Kerak telor

 keak

Makanan khas Betawi satu ini memang sudah populer dari zaman kolonial Belanda sejak 1940-an. Bahan utama dalam membuat kerak telur juga sangat sederhana, yaitu telur ayam atau telur bebek.

Untuk proses pembuatannya cukup mudah. Telur diaduk dengan beras ketan yang telah dicampur serundeng serta ditambahkan bumbu yang sudah dihaluskan berupa kelapa sangrai, cabai merah, kencur, jahe, merica, garam dan gula.

Kemudian pada wajan kecil tersebut dibalik menghadap tungku berisi arang. Saat proses pembalikan itulah tekstur telur berubah menjadi seperi kerak. Cita rasa yang diberikan adalah asin gurih dan pedas.

Banyak ditemui pedagang kaki lima yang menjual Kerak Telur ini di halaman gedung tua di kawasan Kota Tua. Harganya sekira Rp.20.000 hingga Rp.30.000.

Baca Juga: 4 Toko Es Krim Lawas, Salah Satunya Favorit Presiden Soekarno

Es selendang mayang

 es

(Instagram resepjajananpasar)

Setelah puas berkeliling di Kota Tua dan mengunjungi Museum yang ada, paling cocok untuk melepas dahaga dengan menikmati es selendang mayang yang segar.

Es selendang mayang berisikan potongan kue lapis yang terbuat dari sagu dan tepung kue kemudian ditambah santan dan gula. Memberikan rasa yang manis dan tekstur yang lembut

Untuk mendapatkan segelas es selendang mayang hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp5.000 saja yang dapat Anda temui di pinggir jalanan sebelah timur Museum Fatahilah.

Soto Tangkar dan Sate Kuah Daging Sapi H Diding

Kedai yang bercat warna oranye dan putih ini terbilang legendaris karena sudah beroperasi sejak 1960. Menu yang ditawarkan di kedai pak Haji Diding hanya dua, yakni soto tangkar dan sate kuah.

Soto tangkar berisikan daging rebus yang sangat empuk dan lembut kemudian dilengkapi irisan tomat dan daun bawang dengan perasan jeruk nipis. Kuah santannya yang berwarna orange terasa gurih.

Beralih ke sate kuah, berisikan sate yang sudah dibakar dengan tekstur daging sate yang lebih juicy dan berlemak. Terdapat aroma asap dan bekas bakaran berwarna kehitaman pada daging sate.

Semangkuk soto tangkar di hargai Rp.20.000 dan sate kuah di hargai Rp.15.000. Kedai pak Haji Diding berlokasi di Jalan Pasar Pagi II, RT.2/RW.2, Roa Malaka, Jakarta Barat.

Gado-Gado Direksi

 gado

Main ke Jakarta tidak lengkap kalau belum mencicipi Gado-Gado Direksi. Usaha ini telah didirikan sejak tahun 1967. Awalnya di kelola langsung oleh Ibu Sinta Dewi (Sie Man Tjauw), kemudian Ibu Giok Lie mengambil alih dan meneruskannya sampai saat ini.

Memiliki cita rasa manis gurih dari bumbu kacang yang khas. Berisikan beragam macam sayuran dan lontong dilengkapi dengan tambahan kerupuk emping yang menambah kelezatan gado-gado satu ini.

Harganya memang cukup tergolong mahal yakni Rp40 ribu per porsi. Beroperasi setiap hari mulai pukul 09.30 hingga 16.00 WIB yang berada di Jalan Pintu Besar Selatan 2 Nomor 16, Jakarta Barat.

Acaraki Jamu

Selain menjadi tempat untuk nongkrong, di kafe ini menawarkan menu jamu yang berbeda dengan meningkatkan sajian jamu ke level yang lebih tinggi, yakni disajikan dalam gelas kaca bening yang tekesan mewah.

Minuman jamu yang menjadi favorit wisatawan diantaranya adalah Saranti yang terbuat dari campuran beras kencur dengan tambahan krimer, susu dan gula seharga Rp25.000 dan Rigalise yang juga terbuat dari campuran beras kencur dengan gula dan soda seharga Rp27.000.

Jamu di kafe ini bisa dikatakan jamu modern dengan aroma khas beras kencur yang memiliki rasa creamy karena campuran susu dan krimer, untuk teksturnya agak kental dan rasa manis yang pas.

"Di sini menyediakan jamu tradisional tapi disajikan dengan modern dan pembuatannya menggunakan peralatan kopi gitu", dikutip Okezone dari channel YouTube Teresa Ponomban TJ Tere Journey.

Acaraki Jamu beralamat di Gedung Kerta Niaga 3, Taman Fatahillah, Jalan Pintu Besar Utara Nomor 11, Jakarta Barat. Beroperasi setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini