Arab Saudi Larang Berburu Satwa Liar dan Tangkap Ikan Berlebihan

Fatha Annisa, Jurnalis · Selasa 16 Februari 2021 19:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 16 406 2362836 arab-saudi-larang-berburu-satwa-liar-dan-tangkap-ikan-berlebihan-tt9Ksg3zyM.jpg Satwa di gurun pasir Arab Saudi (SPA/Arab News)

KEMENTERIAN Lingkungan, Air, dan Pertanian Arab Saudi menerapkan peraturan eksekutif untuk melindungi satwa liar di wilayah kerajaan tersebut. Peraturan baru dirilis awal pekan ini melarang perburuan organisme jamur liar, spesies langka, dan penangkapan ikan berlebihan.

Baca juga: Mengintip Gua Istana Ular, Hunian Aneka Jenis Reptil di NTT

Dilansir dari Arab News, Selasa (16/2/2021), undang-undang baru tersebut bertujuan untuk mengatur aktivitas berburu di Arab Saudi dan menyediakan tempat khusus pemburu untuk menikmati olahraga di lingkungan yang aman dan terlindungi tanpa merusak keseimbangan ekosistem alam.

Dengan tersedianya tempat berburu, peraturan baru juga akan mendorong investasi di sektor tersebut.

Kementerian mengatakan peraturan eksekutif juga termasuk denda untuk pelanggaran. Denda akan dikenakan untuk berburu tanpa izin, merugikan spesies yang terancam punah, dan menggunakan senjata dan alat berburu yang dilarang.

Baca juga: Begini Cara Bertahan Hidup di Hutan saat Tersesat

Pusat Pengembangan Margasatwa Nasional mengawasi program-program yang berkaitan dengan perlindungan dan pengembangan satwa liar dan keanekaragaman hayati di Arab Saudi.

Juga, atas perencanaan dan pengelolaan kawasan lindung dan pusat pengelolaan untuk penangkaran dan pemukiman kembali hewan yang terancam punah.

Sebelumnya, kementerian melarang berburu semua jenis hewan atau burung di dalam batas kota, desa, kota kecil, peternakan dan rumah peristirahatan, tempat yang dihuni, di dekat kota dan militer, instalasi industri dan vital.

Kementerian juga menginstruksikan bahwa perburuan hanya dapat dilakukan dengan senjata udara yang dilisensikan atas nama penggunanya.

ilustrasi

Kementerian menekankan bahwa dilarang menggunakan cara lain yang mengarah pada penangkapan lebih dari satu hewan atau burung.

Larangan ini berlaku untuk pemburu yang menggunakan pistol semprot, jarring ikan, gas, knalpot mobil, tenggelam dalam air, dan cara lain yang membahayakan ekosistem.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini