Siap-Siap, Pelaku Pariwisata Bakal Dapat Jatah Vaksin Covid-19 Tahap 2

Dewi Kania, Jurnalis · Selasa 16 Februari 2021 12:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 16 406 2362856 siap-siap-pelaku-pariwisata-bakal-dapat-jatah-vaksin-covid-19-tahap-2-c7U87olFaY.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SEKTOR pariwisata kecipratan bakal dapat vaksin Covid-19 tahap 2. Siapa saja golongan orang yang mendapatkan vaksin tersebut?

Pemerintah menegaskan kelompok prioritas yang masuk dalam vaksinasi tahap kedua, merupakan kelompok masyarakat yang memiliki interaksi dan mobilitas tinggi. Mereka dianggap rentan terpapar virus.

Dilansir Okezone dari laman Instagram kemenkes_ri, pemerintah bersiap memulai vaksinasi tahap kedua bagi tenaga pelayanan publik esensial dan masyarakat lansia berusia di atas 60 tahun pada 17 Februari 2021, secara bertahap di seluruh Indonesia.

"21,5 Juta Lansia, dan 16,9 Juta Petugas Publik akan menerima vaksinasi COVID-19 tahap 2," tulis keterangan tersebut.

Rencananya vaksinasi tahap kedua akan dimulai pada minggu ketiga Februari dan diharapkan selesai pada Mei 2021. Dengan total sasaran sebanyak 38.513.446 orang.

Disebutkan bahwa pelaku sektor pariwisata dari staf hotel, restauran dan tempat wisata turut mendapatkan vaksin Covid-19 pada tahap dua. Karenanya, Anda perlu bersiap diri dan memenuhi syarat yang diberikan oleh pemerintah.

 Vaksin

"Bagi petugas publik yang sudah divaksinasi, tetap disiplin jalankan protokol kesehatan, untuk melindungi diri, keluarga, dan orang-orang di sekitar," imbaunya.

Melihat besarnya sasaran, vaksinasi akan diberikan secara bertahap mulai di 7 provinsi di Jawa dan Bali. Dengan pertimbangan bahwa 70% kasus Covid-19 terkonsentrasi di Jawa-Bali, serta banyak pemukiman padat sehingga laju penularannya juga tinggi.

Pemerintah juga memastikan bahwa stok vaksin jumlahnya cukup. Hingga minggu kedua Maret, total vaksin yang tersedia sebanyak 18 juta dosis vaksin.

"Jumlah vaksin yang dikirim ke daerah akan disesuaikan dengan kapasitas penyimpanan vaksin," lanjutnya.

Perlu diketahui, pemberian vaksin Covid-19 di sektor pariwisata ini bebarengan dengan pekerja publik yang terdiri dari pendidik, yakni guru dan dosen, pedagang pasar, tokoh agama, wakil rakyat, pejabat negara, pegawai pemerintah, TNI, Polri, Satpol PP, pelayan publik (perangkat desa, BUMN, BUMD, pemadam kebakaran), transportasi publik, atlet, juga wartawan.

Penetapan sasaran ini telah memerhatikan Roadmap dari WHO, SAGE serta kajian dari ITAGI.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini