Warga Amerika Serikat Mulai Ngebet Traveling Lagi

Fatha Annisa, Jurnalis · Selasa 16 Februari 2021 16:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 16 406 2362995 warga-amerika-serikat-mulai-ngebet-travelling-lagi-qpb970v0Ro.JPG Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

PANDEMI Covid-19 masih menjadi permasalahan bagi industri perjalanan dan perhotelan. Banyak orang di dunia yang masih enggan dan takut untuk bepergian. Tapi sebuah survei baru-baru ini malah menunjukkan tekad orang Amerika untuk tetap berlibur.

Menurut IHG Hotels and Resorts, lebih dari 50 persen pelancong dari Amerika Serikat berencana untuk memesan ulang tiket perjalanan yang mereka batalkan pada tahun 2020 lalu. Sebagian dari mereka telah berhasil memesannya kembali.

Mengutip Fox News, survei tersebut dilakukan pada awal Januari oleh perusahaan riset pasar OnePoll, yang berkonsultasi dengan 2.000 orang Amerika. Hasil survei menunjukan hampir 60 persen responden mengatakan mereka membatalkan satu hingga empat perjalanan yang direncanakan tahun lalu karena pandemi.

IHG Hotels and Resorts juga menemukan bahwa para pelancong Amerika berharap mereka dapat melakukan perjalanan di beberapa titik pada tahun 2021 setelah vaksin untuk virus corona sedang didistribusikan.

Satu dari lima pelancong mengatakan kepada IHG, mereka berniat melakukan lebih banyak perjalanan tahun ini untuk mengganti perjalanan yang gagal pada tahun 2020.

“Seringkali dikatakan bahwa perjalanan adalah satu-satunya hal yang Anda beli yang membuat Anda lebih kaya, dan hasil survei kami membuktikan bahwa orang lapar akan pengalaman yang kaya itu. Tapi dunia telah berubah dan keputusan perjalanan harus dibuat dengan lebih bijaksana,” kata Chief Customer Officer IHG, Claire Bannett.

Ia menanggapi sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa, saat melihat ke depan, kita semua punya banyak waktu untuk memikirkan apa arti perjalanan, perjalanan apa yang paling penting, dan bagaimana terhubung kembali dengan orang yang dicintai.

Temuan serupa belum lama ini juga diterbitkan dalam laporan 'State of the Hotel Industry 2021' dari American Hotel & Lodging Association. Kelompok perdagangan industri mengatakan 56 persen konsumen mengantisipasi bepergian untuk liburan tahun ini.

Selain itu, AHLA memperkirakan peningkatan perjalanan ini dapat menambah 200.000 pekerjaan hotel, meskipun turun 500.000 pekerjaan dibandingkan dengan tingkat pra-pandemi industri yang memiliki 2,3 juta tenaga kerja.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini