Pelancong Masuk Kanada Wajib Karantina Hotel 3 Hari dengan Biaya Sendiri

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Rabu 17 Februari 2021 02:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 16 406 2363168 pelancong-masuk-kanada-wajib-karantina-hotel-3-hari-dengan-biaya-sendiri-iVHo2skblK.JPG Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

PARA pelancong yang bepergian menggunakan alat transportasi udara wajib membayar biaya karantina hotel setibanya di Kanada. Peraturan ini mulai berlaku pada 22 Februari 2021 mendatang seperti yang telah diumumkan oleh Perdana Menteri Justin Trudeau pekan lalu.

Di bawah aturan baru, wisatawan yang kembali ke Kanada akan diminta untuk mengikuti tes Covid-19 di bandara dengan biaya sendiri.

Sambil menunggu hasilnya keluar, pelancong wajib karantina hotel selama tiga hari juga dengan biaya sendiri. Tagihan untuk masa inap diperkirakan akan menelan biaya hingga 2.000 dolar Kanada atau sekitar Rp22 juta!.

Mulai 15 Februari, setiap orang yang tiba di Kanada melalui perbatasan darat harus menunjukkan surat hasil negatif tes Covid-19 yang diambil dalam 72 jam setelah kedatangan. Selanjutnya, pada 22 Februari, para wisatawan ini juga akan diminta mengikuti tes molekuler Covid-19 pada saat kedatangan, serta menjelang akhir karantina 14 hari mereka.

Baca juga: DPR Promosikan Wisata Indonesia Melalui Forum Parlemen Dunia

Wisatawan juga akan diminta untuk memesan hotel resmi pemerintah mereka terlebih dahulu mulai 18 Februari.

Menteri Kesehatan federal Patty Hajdu mengatakan, hotel dekat empat bandara internasional biayanya bervariasi namun tarif menginap sudah termasuk akomodasi, makanan, dan biaya perjalanan.

Mereka yang memiliki hasil negatif akan diizinkan melanjutkan penerbangan berikutnya ke tujuan akhir mereka dan menjalani sisa karantina selama dua pekan di rumah, sementara mereka yang positif akan dikirim ke fasilitas kesehatan atas rekomendasi pemerintah berwenang.

Pekerja penting seperti pengemudi truk dan penyedia layanan darurat, yang mencakup 93 persen wisatawan yang melintasi perbatasan selama ini, akan dibebaskan dari persyaratan ini. Pengecualian lainnya akan dinilai berdasarkan kasus per kasus.

Baca juga: Bukan Gaji, Ini Keuntungan Luar Biasa Didapat Pramugari Selama Bekerja

Semua wisatawan, baik yang tiba melalui jalur darat atau udara, akan diminta untuk menyerahkan rencana perjalanan mereka, informasi kontak, dan rincian tentang rencana karantina yang 'sesuai', menggunakan aplikasi ArriveCAN, yang membantu memfasilitasi perjalanan ke Kanada dari luar negeri, sebelum melintasi perbatasan atau naik pesawat.

Trudeau mengatakan, tindakan tersebut tidak dimaksudkan untuk menghukum orang, tetapi untuk menjaga merekagar tetap aman dan mencegah perjalanan yang tidak penting.

"Kami sadar bahwa kami perlu bijaksana dan penuh kasih terhadap orang-orang yang berada dalam situasi yang sangat sulit dan benar-benar perlu bepergian," kata dia menyitir laman CTV News.

"Kami tidak mencoba menghukum orang, tapi kami berusaha menjaga keamanan orang. Dan menjaga warga Kanada aman dari virus (Covid-19) serta memastikan bahwa jika seseorang memang harus bepergian, mereka (harus) melakukan hal-hal yang kami yakin itu akan mencegah virus menyebar lebih jauh di Kanada, terutama varian baru," tambahnya.

Ia menambahkan, akan ada pengecualian bagi beberapa pekerja penting, namun dirinya tetap menekankan kepada warganya agar tidak bepergian jika tak terlalu penting atau mendesak. Seruan itu sangat penting mengingat varian baru virus corona lebih cepat menular.

"Tidak ada yang menginginkan gelombang ketiga dimulai, terutama yang tidak terdiri dari varian baru yang lebih dapat dikomunikasikan yang dapat menyebabkan tantangan nyata," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini