Kunjungan Wisatawan ke Sleman Meningkat di Tengah Aturan PTKM

Rabu 17 Februari 2021 15:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 17 406 2363548 kunjungan-wisatawan-ke-sleman-meningkat-di-tengah-aturan-ptkm-zZ997jBSNh.JPG Tebing Breksi salah satu destinasi wisata hits di Sleman (Foto: Instagram/@tebingbreksi_official)

ANGKA kunjungan wisatawan selama libur Imlek ke Sleman, DIY mengalami peningkatan di tengah pemberlakuan aturan Pengetatan Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM).

Namun diakui, bahwa jumlah kunjungan relatif kecil dibanding kunjungan akhir pekan seperti biasanya sebelum pemberlakuan PTKM.

“Kunjungan ke Tebing Breksi tanggal 12 sampai 14 Februari 2021 sebanyak 2.281 pengunjung. Pada minggu sebelumnya yakni 5 sampai 7 Februari 2021 tercatat sebanyak 1.538 pengunjung,” ujar Plt Kadinas Pariwisata Sleman, Suci Iriani Sinuraya menukil laman KRJogja.

Baca juga: Boyolali Segera Punya Destinasi Wisata Cepogo Cheese Park, Apa Itu?

Sementara untuk tingkat kunjungan ke kawasan wisata Kaliurang juga mengalami peningkatan, pada libur Imlek yaitu sebanyak 1.898 pengunjung. Sedangkan kunjungan pada pekan sebelumnya tercatat 1.216 pengunjung.

Hal yang sama juga terjadi untuk kunjungan ke kawasan wisata Kaliadem, di mana jumlah kunjungan sebanyak 3.014 pengunjung. Sedangkan kunjungan pada minggu sebelumnya hanya 801 pengunjung.

“Meski terjadi peningkatan dibanding penerapan PTKM seminggu sebelumnya, namun destinasi wisata sudah siap dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” tuturnya.

Beberapa destinasi lainnya di Sleman seperti Candi Ijo, Candi Sambisari baru dibuka kembali pada masa PTKM, yakni sejak 9 Februari 2021. Pelaksanaan prokes pada pelaksanaan operasional terbatas secara umum dilaksanakan dengan baik oleh pengelola destinasi.

“Kami mengimbau kepada seluruh pelaku Usaha Jasa Pariwisata (UJP) dan juga pengelola destinasi yang ada di wilayah Kabupaten Sleman, agar mematuhi jam operasional dan melaksanakan prokes dengan baik dan konsisten.

Dinas Pariwisata maupun dari Tim Satgas Covid-19 tetap melakukan monitoring dan akan menindak tegas menutup UJP maupun destinasi yang tidak mematuhi ketentuan sesuai Instruksi Bupati,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini