Kulon Progo Kembangkan Agro Eduwisata di Lahan Seluas 20 Hektare

Antara, Jurnalis · Kamis 18 Februari 2021 01:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 17 406 2363816 kulon-progo-kembangkan-agro-eduwisata-di-lahan-seluas-20-hektare-RgkJOVfnuw.JPG Bupati Kulon Progo, Sutedjo memanen durian di kawasan agrowisata Embung Kleco (Foto: Antara)

PEMERINTAH Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengembangkan kawasan agro eduwisata buah-buahan di Embung Kleco, Kecamatan Girimulyo, seluas 20 hektare.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo, Aris Nugraha mengatakan, kawasan agro eduwisata buah-buahan ini, yakni kawasan wisata dipadukan dengan pendidikan berbasis pertanian.

"Tanaman utamanya buah durian varietas montong dan menoreh kuning, serta buah kelengkeng. Hari ini panen raya perdana buah durian di kawasan Agro Eduwisata Buah-buahan Kleco," katanya.

Menurut Aris, kawasan ini sudah dikembangkan sejak empat tahun terakhir. Tahun ini, durian sudah berbuah dengan hasil yang cukup memuaskan, sehingga Dinas Pertanian dan Pangan bersama pengelola kawasan menyelenggarakan ajang 'Heboh Buah'.

Baca juga: Gorila di Kebun Binatang Ini Akhirnya Sembuh dari Corona

Untuk mendukung agenda tahunan itu, Dinas Pertanian dan Pangan mengembangkan beberapa kawasan, yakni Embung Kleco, Embung Tonegoro (Kalibawang), dan Embung Gorolangu (Samigaluh) dengan luasan masing-masing 20 hektare yang berbasis buah. Kemudian, pihaknya juga mengembangkan agro eduwisata berbasis tanaman kelapa di Kokap.

"Kami berharap pengembangan kawasan berbasis buah dan kelapa ini bisa terjaga dari sisi produksi untuk memenuhi permintaan. Kemudian, kami akan kerja sama dengan UPN Yogyakarta untuk mengembangkan kawasan ini menjadi kawasan pendidikan berbasis agro, pendidikan, dan wisata," tuturnya.

Ia menambahkan, pengembangan kawasan berbasis buah dan kelapa dapat mendongkrak pendapatan petani. Di kawasan ini, durian montong harganya Rp70 ribu sampai Rp80 ribu per kilogram. "Hal ini akan meningkatkan pendapatan petani," katanya.

Sementara itu, Bupati Kulon Progo, Sutedjo mengapresiasi Dinas Pertanian dan Pangan beserta kelompok tani pengelola kawasan Embung Kleco atas keberhasilan mengembangkan kawasan berbasis durian montong, durian menoreh kuning, dan kelengkeng.

Buah durian yang ditanam di kawasan Kleco mempunyai cita rasa yang tinggi, eksotis dan memiliki penggemar yang fanatik, sehingga bernilai ekonomi tinggi.

Dengan kondisi tersebut, maka durian menjadi salah satu komoditas yang terus dikembangkan secara intensif dan menjadi komoditas unggulan di Kabupaten Kulon Progo.

"Saat ini varietas tersebut telah memperoleh tanda daftar varietas tanaman sebagai varietas lokal, selanjutnya akan dilepas menjadi varietas unggul nasional," ujar Sutedjo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini