Malang Punya Bangunan Angker Penuh Kisah Mistis, Di Mana Saja Lokasinya?

Natalia Christine, Jurnalis · Kamis 18 Februari 2021 20:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 17 408 2363650 malang-punya-bangunan-angker-penuh-kisah-mistis-di-mana-saja-lokasinya-M4UVBdlr3h.jpg Wisma Tumapel Malang. (Foto: Instagram @rohiyahamida)

KOTA Malang punya bangunan angker yang memiliki cerita misteri. Di mana saja ya lokasinya?

Dari mulai kisah Wisma Erni yang misterius hingga bangunan tua lainnya yang ada sejak zaman Belanda. Saat Anda lewat, nuansa horor pun sangat terasa.

Nah, biar enggak penasaran berikut Okezone telah merangkum bangunan tua angker di Kota Malang yang bisa Anda simak!

Wisma Erni

 ernie

Wisma yang berdiri sejak 1996 ini cukup dikenal oleh masyarakat Malang. Sebelum dijadikan bangunan, tanah yang ditempati bangunan ini adalah kuburan. Konon, masyarakat setempat telah meminta untuk tidak membangun bangunan di tempat tersebut, namun peringatan itu dihiraukan.

Bangunan ini dinamakan Wisma Erni, karena pemiliknya bernama Erni. Erni adalah seorang perempuan yang merupakan istri kedua dari pengusaha kaya raya asal Tionghoa.

Terdapat banyak versi cerita mistis di balik wisma tersebut. Ada yang mengatakan bahwa Erni bunuh diri di wisma tersebut. Namun ada juga yang mengatakan, bahwa Erni beserta keluarganya dibunuh di kediamannya.

Setelah Erni beserta keluarganya tiada, tak ada satupun orang yang menempati bangunan tersebut. Menurut masyarakat setempat arwah Erni sering terlihat di atas balkon depan lantai dua dan menari-nari. Tidak hanya itu, masayarakat terkadang mendengar suara musik dari dalam wisma tersebut.

Bangunan yang terletak di Jalan Dr Soetomo 16, 16, Lawang, 65211, Turi, Turirejo, Lawang, Malang, Jawa Timur ini pernah dijadikan sebagai tempat wisata karena banyak yang penasaran dan ingin mengunjunginya. Namun tidak berlangsung lama, wisma ini kemudian dibeli oleh sebuah yayasan pondok pesantren dan akan dilakukan pembangunan secara bertahap.

Baca Juga: Misteri Gua Langse, Tempat Pertemuan Panembahan Senopati & Nyi Roro Kidul

“Sambil kerja main2 dulu ke "Wisma Erni" dulu bangunan ini salah satu bangunan mewah dikota Malang. Bangunan kuno yang bergaya modern dan mewah. Sempat dijadikan tempat retreat family GPTKK. Tapi sayang skarang sudah tidak terawat lagi. Konon kisahnya pemilik rumah mewah ini yang bernama Erni dan keluarganya tewas dibantai di rumah ini.” Dikutip Okezone dari postingan akun Instagram @temztime.

Hotel Niagara

Hotel tua yang dikenal angker ini telah berdiri sejak 1918 hingga saat ini masih berdiri kokoh. Bangunan ini terdiri dari lima lantai dan setiap lantainya memiliki cerita horor.

Hotel dengan perpaduan arsitek Brasil,Tiongkok, Belanda, dan Victoria pernah menjadi bangunan tertinggi di Asia pada waktu itu. Membutuhkan waktu 15 tahun untuk membangun gedung dengan ketinggian kurang lebih 35 meter tersebut.

Bangunan ini mulai dibangun pada 1903, awalnya dimiliki oleh Liem Sian Joe dan kemudian berpindah tangan menjadi milik Ong Kie Jay, seorang pegusaha Tionghoa.

Mulanya bangunan tersebut bukan dirancang menjadi hotel melainkan sebuah vila. Setelah berganti kepemilikan vila tersebut direnovasi dan diubah menjadi hotel yang kini dikenal menjadi Hotel Niagara.

Menurut masyarakat setempat, ada sosok penampakan tiga wanita yang mirip dengan noni Belanda di lantai tiga. Kabarnya sering terdengar seperti suara pesta dari lantai tiga tersebut, namun setelah ditelusuri lebih dalam suasana lantai tiga terlihat gelap, kosong dan sunyi.

Konon di sana ada warga asing yang bunuh diri di salah satu kamar, dikarenakan cemburu pada sang kekasih yang berselingkuh pada saat pesta di lantai tiga.

Wisma Tumapel

 wisma

(Instagram rohiyahamida)

Wisma yang terletak di Jalan Tumapel No.1, Kiduldalem, Klojen, Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur mulanya bernama Hotel Splendit dan telah berdiri sejak tahun 1928. Pada 1944, masa kependudukan Jepang, bangunan ini dijadikan sebagai kantor pemerintahan.

Setelah Indonesia merdeka, pada 1950 wisma ini berganti kepemilikan dan dijadikan sebagai wisma dosen, serta ruang kelas oleh FKIP, Universitas Airlanga. Hingga pada 1968, bangunan ini berganti kepemilikan menjadi wisma milik IKIP Malang yang dikenal dengan Universitas Negeri Malang.

Pada 2009 bangunan ini dikosongkan dan akan diubah menjadi sebuah hotel. Namun banyak investor yang mundur karena masalah kepemilikan.

Setelah bertahun-tahun kosong dan tak terawat, banyak cerita mistis yang terjadi di dalam wisma tersebut. Terdapat penampakan wajah noni Belanda berwajah rata yang sering muncul di lorong banunan. Selain itu juga, terdapat sosok putih di atas kuburan yang berada di samping bangunan yang kadang hilang dan timbul begitu saja.

Meskipun demikian, tempat ini terkadang dijadikan sebagai tempat pemotretan oleh wisatawan. Terdapat beberapa aturan yang harus dipatuhi jika berkunjung ke tempat ini, yaitu dilarang berkata kotor, melakukan kegaduhan, ataupun usil merusak barang barang yang ada.

Rumah Hantu Rinjani

Disebut dengan Rumah Hantu Rinjani, karena menurut warga setempat sering terjadi penampakan. Rumah tersebut terlihat angker karena terdapat banyak tumbuhan ilalang yang tumbuh di sekitar bangunan.

Selain itu juga sering terjadi penampakan sosok hantu noni Belanda di atas atap rumah. Lalu ada penampakan anak kecil Belanda yang asyik bermain. Terkadang juga terdapat sosok hantu Menir Belanda duduk di teras.

Rumah tersebut sempat dimiliki oleh Han Kian Gwan alias Ivan Nurhansyah. Han Kian menikah dengan seorang wanita yang bekerja di rumahnya, bernama Sudarmi dan memiliki anak perempuan. Kemudian pada 1986, Ivan meninggal dunia.

Kemudian terjadi pemindahan kepemilikan dari tangan ke tangan, hingga terakhir dimiliki seseorang bernama Luciana Tanoyo.

Rumah yang dikenal angker tersebut merupakan salah satu kekayaan arsitektur kuno peninggalan Belanda dan kini menjadi saksi sejarah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini