Menparekraf Harap Banyuwangi Festival 2021 Buka Banyak Lapangan Kerja

Antara, Jurnalis · Kamis 18 Februari 2021 11:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 18 406 2363949 menparekraf-harap-banyuwangi-festival-2021-buka-banyak-lapangan-kerja-7w79jdsMCz.JPG Tangkapan layar acara pembukaan Banyuwangi Festival 2021 secara daring (Foto: Pemkab Banyuwangi)

BANYUWANGI Festival 2021 akan digelar guna menggeliatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno berharap event tersebut mampu mewujudkan kampanye Bangga Berwisata di Indonesia (BWI) 2021.

“Saya sangat bersemangat mendukung Banyuwangi Festival 2021, sebagai daya tarik pariwisata daerah untuk kembali membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif. Banyuwangi dengan kalender kegiatannya, telah dinobatkan sebagai kota festival terbaik dan menjadi rujukan destinasi pariwisata Indonesia,” kata Sandiaga, dalam acara launching Banyuwangi Festival 2021, secara virtual, Rabu kemarin.

Banyuwangi Festival 2021 merupakan kalender wisata yang sudah memasuki tahun ke-10, dengan menghadirkan 102 kegiatan dari berbagai macam atraksi.

Baca juga: Banyuwangi Terapkan Prokes Ketat Berbasis Digital di Lokasi Wisata

Pelaksanaan festival tersebut mengusung konsep colorful hybrid yang memadukan antara luring dan daring. Hal ini dilakukan agar kreativitas masyarakat Banyuwangi tetap berjalan, meskipun di tengah pandemi.

Sandiaga berharap, penyelenggaraan kegiatan tersebut dapat memberikan dampak yang positif bagi perekonomian masyarakat Banyuwangi.

Hal itu didukung dari data tahun 2019 yang menunjukkan bahwa PAD naik Rp29 miliar, angka kemiskinan menurun 7,52 persen, PDRB meningkat 157,5 persen, dan pendapatan perkapita naik 149 persen.

“Untuk itu, saya berharap dengan adanya Banyuwangi Festival ini kita bisa bangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, menumbuhkan ekonomi, dan kita membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” ujarnya.

Ia mengimbau agar masyarakat Banyuwangi tetap melakukan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin untuk menekan penularan Covid-19 dengan gerakan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan selalu rajin mencuci tangan. Selain itu juga 3T yakni testing, tracing, dan treatment.

“Dengan penerapan protokol kesehatan, mudah-mudahan kita bisa segera keluar dari pandemi dan himpitan ekonomi,” kata Sandiaga.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, menuturkan tahun 2021 menjadi harapan baru bagi bangkitnya Banyuwangi Festival.

Dengan menggunakan teknologi baru yang telah disesuaikan dengan era adaptasi kebiasaan baru dan disiarkan secara berbeda dengan view 360 derajat, akan memberikan pengalaman dan sensasi baru bagi para peserta. Berbekal teknologi ini masyarakat juga bisa belanja produk-produk UMKM dari rumah.

“Ini sebagai salah satu solusi kami agar pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tetap bisa produktif dan transaksi tetap dapat dilakukan secara online,” kata Abdullah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini