Temui Tunangan saat Karantina, Pria Ini Terancam 6 Bulan Penjara dan Denda Rp105 Juta

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Kamis 18 Februari 2021 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 18 406 2364309 temui-tunangan-saat-karantina-pria-ini-terancam-6-bulan-penjara-dan-denda-rp105-juta-ly3DmnjwAx.jpg ilustrasi (stutterstock)

SEORANG pria asal Inggris, Nigel Skea terancam hukuman enam bulan penjara dan denda 10.000 dolar Singapura (sekitar Rp105 juta) karena melanggar aturan karantina Covid-19 di Singapura.

Nigel Skea menyelinap keluar dari kamar hotel tempat dirinya dikarantina wajib selama dua minggu, untuk mengunjungi tunangannya yang berada di tempat lain.

Baca juga: Sudah Divaksin, Pramugari Singapore Airlines Malah Positif Corona

Nigel Skea tanpa mengenakan masker sudah tiga kali meninggalkan kamarnya pada 21 September 2020.

Salah satunya saat bertemu dengan tunangannya Agatha Maghesh Eyamalai, yang tidak berada di karantina, tetapi telah memesan kamar di hotel yang sama.

Pada Senin, pria berusia 52 tahun itu mengaku bersalah melanggar aturan karantina virus korona di negara itu.

Dilansir dari Sky News, Kamis (18/2/2021), pasangan itu akan dijatuhi hukuman pada 26 Februari 2021 setelah tunangannya, yang sekarang istrinya, juga mengaku bersalah atas satu tuduhan membantu pasangannya.

Mereka menghadapi kemungkinan hukuman hingga enam bulan penjara dan denda 10.000 dolar Singapura atau 5.400 poundsterling atau sekitar Rp105 juta untuk setiap dakwaan.

Baca juga: Indonesia dan Singapura Berpeluang Terapkan Travel Bubble

Pada salah satu kesempatan, pengadilan diberitahu bahwa Skea dua kali "berkeliaran di sepanjang koridor" dan pergi ke kamar Eyamalai yang 13 lantai lebih tinggi dengan menggunakan tangga melalui pintu keluar darurat, yang telah dibuka untuknya. Mereka menghabiskan waktu bersama selama 9 jam.

"Ini adalah kisah klasik tentang dua kekasih yang ingin bersama dan berusaha sedekat mungkin satu sama lain, tetapi melanggar hukum," kata pengacara pasangan itu, S.S. Dhillon di pengadilan dikutip dari CNN.

Sebagian besar wisatawan yang telah tiba di Singapura harus tinggal di kamar hotel yang ditentukan atau di rumah selama 14 hari berdasarkan aturan karantina virus korona, di mana mereka menerima makanan dan suhu mereka dicatat secara teratur.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini