Coba Buka Pintu Kabin saat Terbang, Penumpang Ini Diikat Kabel Ties

Salsabila Jihan, Jurnalis · Jum'at 19 Februari 2021 08:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 18 406 2364422 coba-buka-pintu-kabin-saat-terbang-penumpang-ini-diikat-kabel-ties-BNKG8H0nfO.jpg Ilustrasi. (Foto: Newsdelta)

SEORANG penumpang pesawat Delta Airlines berbuat kacau saat berada di dalam penerbangan menuju Boston. Ia nekat ingin membuka pintu kabin dan sempat menyerang seorang pramugari yang sedang bertugas.

Menurut laporan stasiun berita WCVB, penumpang pria yang tidak diketahui namanya itu diduga mencoba membuka pintu kabin utama pada penerbangan dari Atlanta pada Minggu 14 Februari 2021 sore.

"Saya melihat pramugari yang ada di first class, ia seperti melompat mundur. Saya menduga, ia telah dipukul," ujar penumpang lain, Mark French kepada stasiun berita tersebut seperti dikutip dari Nypost.

"Saya mengangkat kepala dan melepas headphone saya dan dia berteriak sambil berkata, 'Dia mencoba membuka pintu'," lanjut dia.

Baca Juga: Curhat Pramugari Alami Pelecehan Seksual, Bokongnya Dicolek Penumpang

Tak lama, Mark lihat dua petugas yang mengenakan lencana ikut mencoba turun tangan menindaklanjuti penumpang yang berbuat nyeleneh itu.

"Mereka kesulitan untuk menaklukkan pria itu, jadi saya melompat dari tempat duduk saya. Para petugas itu berkata bahwa mereka membutuhkan ikat pinggang untuk mengikatnya," jelas Mark.

Mark menjelaskan, para petugas itu akhirnya berhasil mengikat tangan pria itu dengan menggunakan kabel ties.

"Di sisa penerbangan, pria itu hanya berteriak, 'Keluarkan saya dari sini, ini bukan rumah saya'," ucapnya.

Maskapai penerbangan tersebut mengonfirmasi ketika telah menadarat di Bandara Logan bahwa penindakan tersebut telah memenuhi persyaratan bagi penumpang yang membuat keributan atau menggangu di dalam penerbangan.

Kepolisian Negara Bagian Massachusetts mengatakan bahwa mereka telah mengetahui adanya dugaan penyerangan terhadap pramugari, namun kasus tersebut ditangani oleh FBI.

Menurut laporan WCVB, Federal Aviation Administration (FAA) sedang menyelidiki insiden tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini