Viral Terlihat Jelas dari Jakarta, Ini Deretan Spot Menarik di Gunung Gede Pangrango

Fatha Annisa, Jurnalis · Jum'at 19 Februari 2021 02:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 18 408 2364508 viral-terlihat-jelas-dari-jakarta-ini-deretan-spot-menarik-di-gunung-gede-pangrango-2QHKb2f9dt.JPG Gunung Gede Pangrango (Foto: cianjurkab.go.id)

GUNUNG Gede Pangrango ramai diperbincangkan warganet menyusul postingan foto di akun instagram @wibisono.ari. Pasalnya, dalam foto yang diunggah, gunung tersebut nampak jelas terlihat dari wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat. Pemilik akun menyebut fenomena itu bisa terjadi karena udara di Jakarta saat itu sedang bersih.

Bicara soal Gunung Gede Pangrango, gunung ini merupakan tempat wisata yang selalu banyak dikunjungi wisatawan dan salah satu tempat pendakian yang populer.

Terdapat sejumlah spot menarik yang bisa disinggahi para pendaki. Berikut Okezone rangkumkan beragam spot menarik yang bisa Anda singgahi ketika mendaki Gunung Gede Pangrango.

1. Telaga Biru

Telaga Biru merupakan spot cantik pertama yang dijumpai para pendaki yang melewati jalur Cibodas. Lokasinya berada di tengah-tengah hutan dengan luas sekitar lima hektare. Keunikan dari telaga ini adalah warnanya yang biru sempurna karena pengaruh dari jenis ganggang biru.

Telaga Biru Pangrango

(Foto: Instagram/@dianajbrrr)

Namun tak hanya biru, telaga ini juga sering berubah warna secara drastis, tergantung dari pertumbuhan alga yang ada di dalamnya. Airnya pun sangat jernih. Jika dilihat dari dekat, mata pendaki akan menangkap ikan-ikan kecil tengah bebas menyusuri telaga.

2. Surya Kencana

Alasan utama pendaki datang ke Gunung Gede Pangrango adalah Surya Kencana. Area lapang dengan luas sekitar 50 hektare ini ditumbuhi bunga edelweiss. Oleh karenanya banyak sekali pendaki yang menyempatkan diri untuk mengabadikan momen bersama bunga yang menjadi simbol keabadian itu.

Jika ingin beristirahat sejenak di Surya Kencana juga bisa lho. Udara di sana sangat sejuk dan segar. Keindahan alamnya selalu sukses memanjakan mata.

Bunga Edelweiss

(Foto: Instagram/@addyaddy.17)

Tak jarang juga, pendaki akan membangun tenda di sekitar area tersebut dan bermalam. Tentunya kalau sudah sampai di Surya Kencana, sayang jika melewatkan panorama sunrise, sunset, dan kerlip bintang yang akan menghiasi langit malam.

Lokasinya berada di ketinggian 2.750 meter di atas permukaan laut (mdpl). Perlu menghabiskan waktu sekitar 6 hingga 7 jam melalui jalur Gunung Putri untuk sampai ke tempat ini. Sementara jika dari Cibodas, pendaki harus melewati puncak Gede terlebih dahulu.

3. Tanjakan 'Setan'

Namanya mungkin akan membuat bulu kuduk merinding. Tapi, jalan ini diberi nama Tanjakan Setan bukan karena memiliki aura mistis yang kental, kok! Tanjakan Setan merupakan jalur menanjak yang punya kemiringan cukup ekstrem sehingga cukup sulit untuk dilewati.

Tanjakan Setan Pangrango

(Foto: Instagram/@pamagi.id)

Gunung Gede Pangrango sebenarnya aman untuk didaki oleh para pendaki pemula. Tapi bukan berarti, jalurnya bisa diremehkan. Meski di Tanjakan Setan sudah tersedia tali untuk mempermudah proses pendakian, pengunjung harus tetap berhati-hati.

4. Curug Cibeureum

Curug Cibeureum berada di ketinggian 1.625 meter di atas permukaan laut. Setelah menempuh kurang lebih satu jam perjalanan dari pintu masuk Cibodas, pengunjung akan menemukan primadona utama jalur pendakian. Banyak wisatawan yang rela datang ke Gunung Gede Pangrango hanya untuk singgah di air terjun ini.

Ketinggian air terjun hampir mencapai 50 meter. Di sana, pengunjung dapat bermain air atau sekadar berfoto-foto dengan latar air terjun yang megah itu. Pendaki acapkali memanfaatkan lokasi ini untuk beristirahat sejenak sambil mendengarkan gemuruh air terjun.

5. Pos Air Panas

Setelah lelah menaklukan setengah bagian dari gunung, beristirahatlah sejenak di sebuah sumber mata air panas. Pada umumnya, pendaki yang melalui jalur Gunung Putri-Cibodas akan menjadikannya tempat untuk berendam dan meregangkan otot.

Untuk sampai ke lokasi, jalan yang harus dilalui agak menurun. Permukaan tanahnya licin dan panas. Jadi, pengunjung harus ekstra hati-hati dan memegang seutas tali yang sudah disediakan erat-erat. Terlebih di sisi kanan terdapat jurang yang lumayan dalam.

Salah mengambil langkah sedikit, bisa-bisa Anda akan terjatuh. Air di tempat ini memiliki kandungan belerang. Pengunjung diharapkan tidak mengonsumsinya untuk menghindari gangguan kesehatan.

6. Kandang Badak

Berada di ketinggian 2.400 meter di atas permukaan laut, terdapat pos yang sering dijadikan tempat beristirahat para pendaki sebelum melanjutkan pendakian ke puncak Gunung Gede atau Gunung Pangrango.

Kandang Badak

(Foto: Instagram/@abrioktariansyah)

Lokasi ini merupakan daerah datar berbentuk tabel pelana yang menghubungkan dua gunung tersebut. Pendaki juga menjadikan tempat ini untuk berkemah karena limpahan air bersihnya

7. Puncak Gunung Gede

Tujuan utama pendakian tentu adalah puncak gunung. Pendaki yang ada di Gunung Gede Pangrango pun begitu. Di puncak Gunung Gede akan tampak keindahan Gunung Pangrango dan Gunung Salak.

Puncak Gunung Gede Pangrango

(Foto: Instagram/@tn_gedepangrango)

Biasanya, pendaki mulai melanjutkan pendakian dari Kandang Badak atau Alun-Alun Surya Kencana ke puncak saat dini hari sekitar pukul 2 hingga 3 pagi.

Waktu tersebut sangat pas karena mereka akan sampai tepat ketika matahari terbit. Ya, memang sungguh disayangkan jika mendaki tanpa menjadi saksi matahari terbit dari atas puncaknya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini