Pasangan Ini Menikah di Pesawat pada Ketinggian 40 Ribu Kaki, Romantis Banget!

Salsabila Jihan, Jurnalis · Minggu 21 Februari 2021 01:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 20 406 2365519 pasangan-ini-menikah-di-pesawat-pada-ketinggian-40-ribu-kaki-romantis-banget-JtRlgWIued.JPG Pasangan asal Australia menikah di pesawat pada ketinggian 40 ribu kaki (Foto: Virgin Australia)

MASKAPAI Virgin Australia dengan nomor penerbangan VA841 menjadi saksi momen bersejarah yang turut disaksikan para penumpang dan awak kabin.

Pasalnya, maskapai asal Australia itu menjadi perusahaan pertama yang dijadikan tempat untuk melangsungkan acara pernikahan di atas awan bagi pasangan asal Melbourne, Australia.

Berangkat dari Melbourne menuju ke Sydney, penerbangan maskapai Virgin Australia tersebut diwarnai peristiwa yang luar biasa. Sepasang kekasih yakni Elaine Tiong dan Luke Serdar memutuskan untuk menikah di atas pesawat pada ketinggian 40 ribu kaki.

Menurut pengumuman maskapai seperti dilansir dari AeroTime, pasangan itu awalnya menjadwalkan pernikahan mereka di udara tepat pada Hari Valentine, tetapi karena adanya lockdown selama lima hari di negara bagian Victoria, acara itu ditunda hingga 18 Februari 2021.

Baca juga: Mantan Pramugari Ini Jelaskan Alasan Tak Mau Makan Makanan Pesawat

Selama penerbangan, banyak penumpang yang tertegun melihat pengantin wanita berjalan menyusuri lorong kabin mengenakan ensembel putih yang mencolok.

Pasangan itu bersumpah, mengikat janji suci di ketinggian 40.000 kaki. Ketika itu pesawat sedang terbang di atas langit Canberra. Keduanya mengaku bahwa ingin melangsungkan pernikahan yang tidak biasa dan tanpa adanya keributan.

"Kami sebenarnya telah berencana untuk menikah di dalam penerbangan Virgin Australia pada Hari Valentine, tetapi kami harus menundanya ketika ada lockdown di Victoria yang berlaku 24 jam sebelum hari besar kami. Jadi setelah awal yang salah, kami tidak bisa lebih bahagia hingga akhirnya menikah hari ini," ujar sang pengantin pria, Luke Serdar.

"Saya hamil 17 minggu dan kami baru saja memutuskan bahwa kami tidak ingin ada keributan dan, ya, di sini kami menikah dalam penerbangan di depan 150 orang asing," timpal pengantin wanita, Elaine Tiong seraya tertawa.

Baca juga: Masjidil Aqsa dan Tembok Ratapan Diselimuti Salju, Warga Israel-Palestina Bahagia

"Sebenarnya, saya adalah seorang 'perencana' pernikahan selama bertahun-tahun dan setelah mengatur ratusan (acara) pernikahan, saya menginginkan sesuatu yang berbeda untuk kami," kata Elaine.

Elaine menambahkan, ia selalu bermimpi untuk melakukan sesuatu secara acak dan di luar kebiasaan. Teman-temannya menyarankan agar ia menikah dalam penerbangan karena Luke suka bepergian dan naik pesawat.

"Saya tidak dapat memikirkan cara yang lebih sempurna untuk kami mengatakan 'Saya bersedia', dan di sinilah kami," tuturnya.

Ketika ditanya mengenai reaksi dari teman dan keluarga, Luke mengatakan bahwa teman dan keluarga mereka akan berpikir, mereka mungkin sedikit gila tetapi mereka selalu siap untuk bertualang.

Luke menambahkan, istrinya sedang hamil dan meski mereka berasal dari Adelaide, keluarga mereka ada yang tinggal di Inggris, Amerika Serikat, dan Kroasia. Setelah lima tahun berpacaran, keduanya ingin 'kawin lari' dan mereka berhasil melakukannya.

Lantaran peraturan ketat terkait pandemi Covid-19, pasangan tersebut baru bisa berciuman untuk pertama kalinya sebagai sepasang suami istri begitu turun dari pesawat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini