10 Penerbangan di Bandara Banyuwangi Dibatalkan Akibat Letusan Gunung Raung

Eris Utomo, Jurnalis · Minggu 21 Februari 2021 15:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 21 406 2365795 10-penerbangan-di-bandara-banyuwangi-dibatalkan-akibat-letusan-gunung-raung-AoYja80ONA.jpg Bandara Banyuwangi di Tawa Timur (Wikipedia.org)

GUNUNG Raung kembali erupsi. Sedikitnya 10 penerbangan di Bandara Internasional Banyuwangi, Jawa Timur dibatalkan, Minggu (21/2/2021), karena imbas paparan abu vulkanis yang memenuhi ruang udara di wilayah sekitar bandara.

Sebaran abu vulkanis Gunung Raung menyelimuti ruang udara Bandara Banyuwangi pada ketinggian 4.000-6.000 meter.

“Kondisi tersebut sangat mengganggu dan membahayakan pada dunia penerbangan,” kata Eksekutif General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II KC Bandara Banyuwangi, Cin Asmoro.

Baca juga:  Hujan Abu Vulkanik Gunung Raung Reda, Bandara Internasional Banyuwangi Kembali Beroperasi

Berdasarkan observasi di wilayah landasan pacu Bandara Banyuwangi menggunakan paper test, tidak terlihat adanya paparan abu vulkanis Gunung Raung. Tapi, data lidar pengamatan BMKG menunjukan sebaran abu vulkanis berada di ruang udara di ketinggian 4.000 meter ke atas.

 

Pihak otoritas Bandara Banyuwangi sudah menutup aktivitas penerbangan sejak Sabtu 20 Februari 2021 sesuai notam Airnav Indonesia dengan nomor b0261/21/ tentang penutupan Bandara Banyuwangi akibat dampak abu vulkanik Gunung Raung.

Otoritas bandara hingg kini masih terus melakukan observasi dan koordinasi pada pihak terkait guna mengetahui pergerakan abu vulkanik Gunung Raung.

Baca juga:  Modus Pilot 'Nakal' Kencani Pramugari, Ngajak Makan hingga Bayarin Apartemen

Sementara itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi pada Pos Pengamatan Gunung Api Raung di Dusun Mangaran, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgong mencatat terjadinya gempa tremor yang terjadi secara terus menerus terekam amplitude 1-6 milimeter, dominan satu millimeter.

Gunung Raung masih berstatus waspada terus menyemburkan material abu vulkanik setinggi 1.000 meter condong kearah timur laut mengikuti embusan angin.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini