Dianggap Pahlawan, Bir Kaleng Rusak Akibat Gempa Laris Manis Terjual

Fatha Annisa, Jurnalis · Senin 22 Februari 2021 08:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 21 406 2365823 dianggap-pahlawan-bir-kaleng-rusak-akibat-gempa-laris-manis-terjual-rQhAYCKiNR.jpg Bir kaleng yang rusak akibat gempa di Fukushima, Jepang dijual lagi (SoraNews24)

WILAYAH Tohoku, Jepang diguncang gempa bumi magnitudo 7,1 pada 13 Februari 2021. Tak ada korban jiwa, tapi kerusakan tersebar luas di jalan-jalan. Rumah warga dan beberapa bisnis pun terkena imbasnya. Uniknya, ada bir kaleng yang rusak akibat gempa justru laris terjual.

Salah satu bangunan mengalami kerusakan adalah Supermarket Happy Food RE Fanz di Date City, Fukushima. Sebagian langit-langit bangunanya runtuh dan beberapa barang terguncang dari raknya. Hal ini menyebabkan banyak kaleng bir dan berbagai alcopop penyok.

Baca juga:  Oleh-Oleh Paling Diburu Wisatawan Mancanegara, Ada Kopi dari Indonesia!

Tanpa bencana alam, kaleng-kaleng yang penyok adalah hal yang sering terjadi. Mereka biasanya ditempatkan di tempat diskon khusus barang rusak.

Namun, petugas yang bertanggung jawab atas bagian minuman keras di supermarket ini, Yohei Sato, merasa mereka pantas mendapatkan yang lebih baik setelah semua kejadian yang telah dilaluinya.

Di tengah-tengah bagian supermarket berdiri kaleng-kaleng yang ‘berhasil’ sealamat dari gempa.

 

Terdapat sebuah kertas di belakangnya dengan tulisan, “Inilah para pahlawan yang dengan berani berdiri menghadapi gempa. Saya tidak ingin mereka diperlakukan seperti produk jatuh dan rusak yang dijual dengan harga diskon. Mereka terlihat berbeda, tetapi mereka memiliki alkohol yang enak di dalamnya. Tolong bawa mereka bersamamu dan biarkan mereka menjalani hidup seagai alkohol yang nikmat.”

Di bawah tanda itu ada gambar teriakan kaleng yang terluka, “kami tidak akan dihancurkan oleh gempa bumi!!”

Melansir laporan Sora News 24, Senin (22/2/2021), minuman ini semuanya dijual dengan harga reguler untuk menghormati kelangsungan hidup mereka. Mengejutkannya adalah, kaleng-kaleng tersebut laris manis.

Baca juga:  Jenis-Jenis Cokelat saat Perayaan Valentine di Jepang

“Bahan di dalamnya sama, dan begitu Anda meminumnya, Anda tetap membuang kalengnya. Jadi saya pikir ini adalah ide yang bagus,” kata seorang wanita berusia 80-an yang diwawancarai oleh NHK saat membeli bir heroik.

“Alkohol lebih seperti anak-anak saya daripada produk. Saya senang melihat orang-orang memasukkan kaleng penyok ke dalam keranjang mereka, mengetahui bahwa mereka akan keluar dan dinikmati,” tambah Sato.

Dari beberapa lusin bir yang penyok, per 16 Februari hanya tersisa lima.

“Terima kasih kepada semuanya, mereka terjual habis lebih awal. Pelanggan yang membelinya merupakan pahlawan sejati toko kami,” ungkap Sato.

Berita yang memuat pahlawan-pahlawan ini dibanjiri komentar positif. Warganet memuji gagasan Sato yang masuk akal sekaligus cerdas dalam segi bisnis dan kepekaan.

“Saya akan membelinya bahkan jika menreka menaikkan harganya sedikit,” komentar seorang warganet.

“Itu Jenius.”

“Jika dijatuhkan oleh petugas atau pelanggan yang ceroboh itu satu hal, tetapi karena itu adalah gempa bumi, kerusakannya tidak dapat dihindari. Jadi, saya suka ide ini.”

 ilustrasi

“Aku juga punya banyak bekas luka, tapi aku juga harga penuh!” ujar warganet lain.

Tetapi beberapa orang khawatir hal ini dapat menyebabkan kemiringan bisnis yang terjal, yang menjual barang cacat dengan latar cerita menarik. Ini juga bukan masalah yang tidak berdasar, karena baru-baru ini Pabrik Bir Sappori merilis sederet kaleng bir yang salah eja dengan harga penuh dan beberapa publisitas gratis.

Tanpa dimasukkannya embel-embel bencana besar, Anda mungkin hanya bisa menjual barang-barang rusak kepada publik dalam bagian ‘barang rusak’, tidak peduli sebaik apapun dekorasinya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini