Desa-Desa di Pamekasan Kembangkan Wisata Pertanian

Antara, Jurnalis · Senin 22 Februari 2021 05:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 21 406 2365856 desa-desa-di-pamekasan-kembangkan-wisata-pertanian-3CYMWDJjZx.jpg Wisata pertanian petik buah di Lampung (Twitter @lailadimyati)

Sementara itu, Bupati Baddrut Tamam mengapresiasi rencana Pemdes Gagah itu, lantaran sesuai dengan misi Pemkab Pamekasan yang akan membangun Pamekasan melalui pertumbuhan ekonomi yang merata dari desa-desa.

"Saya senang dan bahagia sekali atas beberapa rencana luar biasa yang akan dilaksanakan di desanya. Nah tinggal kemudian semangat ini yang harus dijaga oleh pak Kades dan seluruh stakeholder, anak-anak muda di sana yang kalau rencana ini terlaksana, Desa Gagah bisa menjadi desa yang berkemajuan," kata bupati.

Lebih lanjut orang nomor satu di lingkungan Pemkab Pamekasan yang juga mantan anggota DPRD Jatim dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Pamekasan ini lebih lanjut menjelaskan, upaya serius dan sungguh-sungguh melalui kerja keras memang perlu terus dilakukan oleh semua elemen masyarakat di Kabupaten Pamekasan untuk memajukan Pamekasan.

Sebab, pada prinsipnya, sambung "RBT" sapaan akrab Bupati Baddrut Tamam ini, tidak akan mungkin akan mendapatkan hasil yang luar biasa dari kerja yang biasa-biasa saja. Hasil yang luas biasa, akan diperoleh dari usaha dan kinerja yang luas biasa pula. Prinsip bahwa usaha tidak akan mengelabui hasil harus menjadi pegangan semua pihak dalam berupa mendorong kemajuan Pamekasan ke arah yang lebih baik.

Pemikiran terbuka dengan upaya yang 'anti-maindstream' perlu dilakukan, apalagi di era modern dimana teknologi sudah menjadi penggerak roda kehidupan, sehingga upaya sinergi dengan semua elemen harus dilakukan. Sebab, hasil kajian sejumlah lembaga akademik, orang bisa maju dalam beberapa bidang, bahkan dalam hal, ketika mampu berkolaborasi dengan baik.

 ilustrasi

Dalam pertemuan itu, Bupati Baddrut Tamam mencontohkan sosok Nadin Makarim yang kini menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Ia tidak memiliki banyak kendaraan, akan tetapi bisa menjadi pengusaha jasa transportasi melalui aplikasi ojek online (gojek), bahkan jenis usahanya ini diakui oleh dunia sebagai salah satu bentuk terobosan baru yang memberdayakan dan menyejahterakan banyak orang.

"Dari catatan ini, dapat kita pahami bahwa komitmen yang sungguh-sungguh dengan usaha yang serius, pasti menemui jalan yang terbaik. Cara efektif merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan, yakni kolaborasi. Mas Nadin tidak punya banyak sepeda motor dan mobil, akan tetapi dia berkolaborasi dengan para pemilik kendaraan bermotor yang punya aplikasi ojek online," kata bupati.

Selanjutnya, bupati muda ini menjelaskan, Desa Gagah merupakan salah satu desa di Pamekasan memiliki konsep matang tentang upaya pengembangan ekonomi dan pemanfaatan potensi desa, dan oleh karenanya dirinya mengaku senang, sebab melalui perencanaannya yang matang dan terarah, maka hasilnya juga akan lebih baik dan terukur.

Sementara itu, berdasarkan catatan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMD) Pemkab Pamekasan, Desa Gagah, merupakan satu dari tiga desa di Kecamatan Kadur, Pamekasan yang telah menetapkan tema program pengembangan ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan objek wisata. Desa lainnya adalah Desa Kadur dan Kertagena Daya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini