Sepasang Turis Ditangkap saat Coba Suap Petugas Bandara

Fatha Annisa, Jurnalis · Selasa 23 Februari 2021 05:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 22 406 2366391 sepasang-turis-ditangkap-saat-coba-suap-petugas-bandara-vTMhoqI8I9.JPG Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

SEPASANG turis asal Louisiana, Amerika Serikat terpaksa dipulangkan setelah mendarat di Hawaii tanpa mengantongi surat negatif hasil tes Covid-19. Mereka sebelumnya ditangkap saat hendak menyuap petugas bandara untuk masuk ke negara bagian tersebut.

Melansir laman Travel and Leisure, Johntrell White dan Nadia Bailey ditangkap di Bandara Internasional Daniel K. Inouye di Honolulu.

Menurut Jaksa Agung Hawaii, mereka menawarkan uang USD3.000 atau setara dengan Rp42,3 juta kepada petugas keamanan bandara. Sebagai gantinya, mereka meminta untuk dibiarkan masuk tanpa menjalani karantina.

Baca juga: Bikin Kaget, Gadis Cilik Temukan Tengkorak Manusia saat Jalan-Jalan di Pantai

“White diduga memberitahu petugas pemeriksa bandara bahwa dia akan memberinya USD2.000 untuk melewati tanpa harus karantina. Bailey juga diduga mengatakan kepada pemeriksa yang sama bahwa dia akan memberikan tambahan USD1.000 (total jadi USD3.000) untuk membiarkan mereka berdua lewat tanpa karantina,” ujarnya.

Johnrell dan Nadia lantas menghadapi tuduhan suap dan dengan cepat diterbangkan kembali ke negara asalnya.

Hawaii memang mewajibkan semua pengunjung untuk memberikan bukti tes negatif Covid-19 yang diambil dalam waktu 72 jam sebelum tiba.

Siapapun yang tiba tanpa tes harus dikarantina selama dua pekan. Peraturan tersebut tidaklah main-main, pemerintah Hawaii serius dalam menegakkan aturannya.

Di hari yang sama dengan penangkapan sepasang turis Louisiana itu, petugas penegak hukum Hawaii juga menangkap pelancong lain karena melanggar aturan Covid-19, seperti yang dilaporkan The Washington Post. Pelancong tersebut tidak muncul untuk karantina. Mereka malah pergi mencari hotel baru dan berenang.

Hotel Waikiki tempat Anthony Johnson dari Michigan seharusnya dikarantina memberi tahu polisi ketika dia tidak ada saat check-in.

Polisi berusaha melacaknya dan akhirnya menemukannya di jalur perahu dekat Pantai Kailua, hamparan pasir emas sepanjang dua setengah yang menjadi jangkar sebagian besar komunitas perumahan.

Perilaku turis juga pernah membuat pemerintah Hawaii geram pada Desember tahun lalu. Dua pelancong terbang ke Hawaii karena mereka mengidap Covid-19. Mereka ditangkap dan akhirnya didakwa dengan tindakan berbahaya untuk kategori tingkat dua.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini