Targetkan 2 Juta Wisatawan pada 2021, NTT Fokus Peningkatan Pariwisata

Antara, Jurnalis · Rabu 24 Februari 2021 04:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 23 406 2367013 targetkan-2-juta-wisatawan-pada-2021-ntt-fokus-peningkatan-pariwisata-RHpi7D0lWz.jpg Labuan Bajo di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (Foto Inst Labuan Bajo Destination)

PEMERINTAH Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menargetkan dua juta kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara selama 2021, naik dari tahun sebelumnya hanya 1 jutaan. NTT akan memfokuskan tiga faktor dalam meningkatkan sektor pariwisata di tengah COVID-19.

"Sesuai dengan 'roadmap' kita berharap agar kunjungan wisatawan ke NTT pada tahun 2021 ini bisa mencapai dua jutaan. Tapi kami akui bahwa target ini pasti akan sulit dicapai," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT I Wayan D di Kupang, Rabu (23/2/2021).

Baca juga:  Kenalkan Makanan Indonesia ke Orang Eropa, Chef Renata Banjir Pujian

Menurut Wayan, yang bikin sulit adalah masih ditutupnya kunjungan wisatawan mancanegara dan adanya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang membatasi pergerakan wisatawan nusantara.

Berdasarkan publikasi yang dilakukan oleh majalah Lonely Planet, kata dia, selama 2020 sampai dengan 2021, NTT menjadi tujuan pertama kunjungan wisatawan dunia.

"Sayangnya hal ini tak bisa terwujud karena adanya COVID-19 ini sehingga kondisi 2020 kita proyeksi ada 'rebound' pada Maret 2021 ini," ujar dia.

Fokus 3 Faktor

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT selama 2021 memfokuskan kepada tiga faktor yang dapat membantu meningkatkan sektor pariwisata di provinsi berbasis kepulauan itu di tengah pandemi COVID-19.

"Fokus kita pada tahun 2021 ini ada tiga untuk peningkatan sektor pariwisata di NTT," kata Wayan D.

Ketiga faktor tersebut adalah, peningkatan "Atraction, acomodation, acesibiltas, amenitas, awareness (5A) dan penetapan standar "Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainability (CHSE)".

Wayan yang pernah menjabat sebagai kepada Bappeda NTT ini juga mengatakan khusus untuk 5A bagian dari upaya pemerintah dalam menggerakan ekonomi kreatif para pelaku UMKM di NTT.

Kemudian yang kedua adalah peningkatan tata kelola pariwisata estate dan dibangun kembali serta diperbaikinya 20 rumah adat di 20 kabupaten/kota dengan memberikan dukungan berupa pelatihan.

"Kemudian juga ada pembangunan dua lokasi pariwisata baru di NTT yakni tersebar di desa Oeseli Kabupaten Rote Ndao dan juga di Waerebo Kabupaten Manggarai," tambah dia.

 ilustrasi

Sementara yang terakhir adalah pengembangan sumber daya manusia pariwisata seperti pelatihan bahasa Inggris, pelatihan "diving" pelatihan tata kelola destinasi wisata, sampah dan sertifikasi tenaga industri pariwisata.

Ia menambahkan bahwa tiga fokus itu dilakukan juga sebagai bagian dari mempersiapkan pariwisata NTT untuk kemudian bisa dipromosikan kepada dunia internasional ketika NTT khususnya Labuan Bajo menjadi tuan rumah KTT G-20 nanti yang direncakan pada tahun 2023.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini