Jerapah Langka dan Burung Nasar Mati Tersengat Listrik

Dinny Ayu Anggarda Paramitha, Jurnalis · Rabu 24 Februari 2021 12:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 24 406 2367314 jerapah-langka-dan-burung-nasar-mati-tersengat-listrik-dAr22xEUkx.jpg Jerapah (BBC.co.uk)

DUA jerapah langka mati tersengat listrik saat berjalan ke jalur kabel transmisi tenaga listrik rendah yang melintasi Cagar Alam Soysambu di Kenya barat. Peristiwa itu terjadi, pada Minggu 20 Februari 2021.

Trizer Mwakinya, Kepala Komunikasi Badan Perlindungan Satwa Liar Kenya mengatakan bahwa pekerja dari Perusahaan Listrik dan Penerangan Kenya berada di lokasi untuk memperbaiki masalah tersebut, seperti dikutip dari laporkan AP News, Rabu (24/2/2021).

Baca juga:  Kisah Pelindung Kakatua Seram di Negeri Masihulan (1)

Namun, ahli konservasi Paula Kahumbu menyalahkan perusahaan listrik atas kematian jerapah. Selain itu, kabel listrik yang dipasang rendah juga telah membunuh beberapa burung nasar dan flamingo di kawasan cagar alam tersebut.

“Nasihat dari para ahli diabaikan. RIAs (Regulatory Impact Assessment) terkenal buruk di banyak proyek pembangunan. Menyedihkan karena membutuhkan kematian semacam ini untuk membangunkan beberapa orang!" kata Paula dalam cuitannya di akun Twitter @paulakahumbu.

ilustrasi

Dua jerapah mati tersengat listrik di Kenya (Twitter @paulakahumbu)

Dalam tweet sebelumnya dengan gambar dua jerapah mati di bawah tiang listrik, Kahumbu mengatakan keduanya dari spesies jerapah Rothschild.

Baca juga: 6 Perbedaan Kutub Utara dan Kutub Selatan, Lebih Dingin Mana?

Dinas Margasatwa Kenya mengatakan hanya ada 609 jerapah Rothschild di negara itu.

Hampir 1.400 jerapah Rothschild masih hidup di alam liar di dunia dan menurut Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam, spesies tersebut tidak dianggap terancam punah tetapi sekarang dalam kategori hampir terancam punah.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini