Tutup Selama Pandemi Covid-19, Museum Louvre Prancis Direnovasi

Fatha Annisa, Jurnalis · Rabu 24 Februari 2021 19:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 24 406 2367463 tutup-selama-pandemi-covid-19-museum-louvre-prancis-direnovasi-TjZMi5Y8p2.JPG Museum Louvre di Kota Paris, Prancis (Foto: Reuters)

MUSEUM kenamaan di Paris, Prancis, Louvre, sudah empat bulan tidak menerima pengunjung. Lukisan Mona Lisa yang berusia 518 tahun serta mahakarya lain yang terpajang di sana pun menjadi saksi bisu kekosongan museum tersebut.

Tepatnya 30 Oktober 2020 lalu, Museum Louvre resmi ditutup sementara dalam rangka upaya menahan penyebaran Covid-19 yang dilakukan pemerintah Prancis. Hingga saat ini, belum ada tanggal pasti kapan Museum Louvre akan dibuka kembali.

Namun, pihak pengelola Museum Louvre justru merasa beruntung dengan penutupan sementara tersebut karena berbagai koleksinya yang mencakup 9.000 jejak sejarah manusia akhirnya punya banyak ruang untuk 'bernapas'.

Baca juga: Dayana Liburan ke Dubai, Kasih Makan Singa di Kebun Binatang Milik Pengusaha Tajir

Sebelum pandemi, banyak staf museum keluar dan mengeluh bahwa mereka tidak dapat menangani kepadatan yang berlebih. Jumlah pengunjung Louvre per harinya memang sangat banyak, yakni 30.000 hingga 40.000 orang.

Museum Louvre

(Foto: AP)

Penutupan juga memberi para pejabat museum kesempatan emas untuk melakukan renovasi yang sudah selalu ditunda karena hampir 10 juta pengunjung selalu memenuhi Louvre dalam setahun. Berbeda dengan lockdown pertama, yang menghentikan semua aktivitas Louvre, yang kedua justru membuat sekitar 250 karyawan museum tetap beroperasi penuh.

Pasukan kurator, pemugar, dan pekerja membersihkan patung, menata ulang artefak, memeriksa inventaris, mengatur ulang pintu masuk, dan melakukan restorasi, termasuk di Egyptian Wing dan Grande Galerie, aula terbesar di museum yang tengah direnovasi sepenuhnya.

“Kamu memanfaatkan penutupan museum untuk melakukan sejumlah pekerjaan besar, mempercepat operasi pemeliharaan, dan memulai pekerjaan perbaikan yang sulit dijadwalkan saat museum beroperasi secara normal,” ujar Direktur Warisan Arsitektur dan Taman Louvre, Laurent le Guedart menukil laman AP.

Sebelumnya, pekerjaan ini hanya bisa dilakukan pada hari Selasa, satu-satunya hari dalam seminggu di mana Museum Louvre tutup. Sekarang, pembaruan museum dilakukan selama seminggu penuh. Hanya terjadi sedikit pelambatan terkait tindakan jaga jarak sosial.

Secara total, sepuluh proyek skala besar yang ditangguhkan sejak Maret lalu sedang berlangsung dan berkembang pesat. Pemugaraan besar-besaran dilakukan pada karya-karya seperti karya di Etruscan dan Italian Halls, Salon Carre berlapis emas, kapel makam Mesir kuno Akhethotep dari tahun 2.400 SM, dan sebagainya.

Baca juga: Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia di NTT Bikin Heboh, Disorot Media Asing

“Saat museum dibuka kembali, semuanya akan sempurna bagi pengunjungnya. Putri tidur ini akan punya waktu untuk membedaki hidungnya. Pengunjung akan senang melihat lagi ruang yang sekarang terang benderang dengan lantai dipoles dan etalase yang telah direnovasi,” kata Elisabeth Antoine-Konig, selaku kurator Departemen Artefak.

Awalnya, hanya pengunjung dengan reservasi yang sudah dipesan sebelumnya yang diperkenankan masuk dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan. Sekarang bagi mereka yang tidak sabar 'mengintip' harta karun seni di Museum Louvre bisa melakukannya melalui tur virtual.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini