Kisah Learjet, Jet Pribadi yang Disewa Elvis Presley Kawin Lari

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Kamis 25 Februari 2021 05:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 24 406 2367671 kisah-learjet-jet-pribadi-yang-disewa-elvis-presley-kawin-lari-F0yYcuJr5K.jpg Elvis Presley dan Priscilla. (Foto: Betmann Archive)

LEARJET, jet pribadi milik Frank Sinatra akan berhenti beroperasi. Pesawat tersebut akan dihentikan akhir tahun ini setelah hampir 60 tahun beroperasi,

Bombardier Kanada mengumumkannya, Kamis lalu. Dilansir Okezone dari Daily Mail, pesawat ini identik dengan gaya hidup orang kaya dan terkenal sebagai jet pribadi pilihan Frank Sinatra, Elvis Presley dan artis-artis Hollywood terkenal lainnya.

Jet ikonik, yang dibuat di Wichita, Kansas, adalah salah satu pesawat mewah pribadi pertama.

Penemunya, William Lear mendasarkan desainnya sebagian pada jet militer Swiss yang memungkinkannya terbang secepat Boeing 707 transatlantik namun tetap glamor. Di antara penemuan Lear lainnya adalah pemutar kaset 8-track. Learjet pertama terbang pada 1963, dan lebih dari 3.000 telah dibuat sejak saat itu.

Pesawat tersebut populer hingga menjadi ikon terutama di era 1960-an selebriti Sinatra, Marlon Brando, dan Dean Martin.

Pada saat itu, Lear dan pembuat pesawat lainnya mengandalkan dukungan selebriti untuk menjual pesawat tersebut. Frank Sinatra menjadi pengguna awal pada tahun 1965 saat ia menerima pengiriman Learjet 23 yang ia beri nama Christina II, sesuai nama putri bungsunya.

 learjet

Sebelum memiliki pesawat berbadan tajam dengan enam tempat duduk itu, Sinatra telah memiliki pesawat dengan 40 tempat duduk dan Morane-Saulnier MS.760 Paris, pesawat pelatih militer Prancis yang digunakan sebagai jet bisnis.

Pada titik ini dalam karirnya, Sinatra sudah menjadi ketua label rekamannya sendiri, direktur perusahaan filmnya sendiri, dan pemain utama di real estat dan investor.

Jet seharga $ 495.000 atau sekira Rp7 miliar itulah yang membantunya merayu Mia Farrow yang berusia 23 tahun, setelah kencan pertama mereka pada 1965, menurut BBC.

Sinatra juga terkenal membiarkan Elvis Presley meminjam Learjet-nya untuk kawin lari dengan Priscilla Beaulieu pada 1967. Pasangan itu terbang dari Palm Springs ke Las Vegas untuk upacara pernikahan 8 menit mereka dengan jet sebelum membawa mereka langsung pulang lagi.

Di Learjet itulah Sinatra diduga berseteru dengan aktor Michael Caine atas niatnya untuk memiliki putrinya, Nancy.

Selain Elvis Presley, Dean Martin juga dikatakan sebagai penumpang reguler di jet Sinatra, dan pesawat itu juga digunakan untuk menerbangkan Sammy Davis Jr dan Marlon Brando ke Mississippi untuk bergabung dengan Martin Luther King Jr dalam pawai kebebasan.

Pesawat ini dicantumkan dalam menjadi lirik lagu dalam hit Carly Simon tahun 1971, 'You're So Vain,' yang diyakini menceritakan aktor Warren Beatty. Learjet juga muncul di tempat lain dalam budaya pop, termasuk acara TV hit 'Mad Men.' Selain itu pesawat Learjet 23 digunakan dalam produksi film Top Gun yang dibintangi Tom Cruise.

Learjet versi terbaru senilai $ 21 juta atau sekira Rp300 miliar, juga direferensikan dalam lagu Pink Floyd 'Money'.

“Badannya ramping, dan memiliki bentuk yang hampir seperti jet tempur," kata Richard Aboulafia, analis kedirgantaraan untuk Teal Group.

“Untuk saat itu (pesawat Learjet) melambangkan transportasi eksekutif pribadi. Selain itu, Carly Simon memasukkannya ke dalam lagu yang fantastis, serta memperkuat tempatnya dalam budaya populer,” tambahnya.

Pada tahun-tahun awal berdirinya, jet itu dilanda tragedi dengan jatuhnya 23 pesawat dari 104 Learjet yang terjual dalam tiga tahun pertama.

Ibu Sinatra yang berusia 82 tahun termasuk di antara salah satu korban ketika Learjet 24 yang disewa untuk membawanya dari Palm Springs ke Las Vegas terbang ke dalam badai salju dan jatuh pada Januari 1977.

Pegolf profesional Payne Stewart dan empat orang lainnya juga tewas dalam kecelakaan Learjet di South Dakota pada Oktober 1999. Penyelidik mengatakan, pesawat jatuh setelah pesawat gagal menyeimbangkan tekanan.

Menurut CBS, jet Angkatan Udara AS mengikuti jet di jalurnya ke barat dan melihat jendela telah membeku karena es. Pesawat itu akhirnya kehabisan bahan bakar dan jatuh.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini