Kuliner Wajib saat Perayaan Cap Go Meh, Lontong hingga Onde-Onde

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 25 Februari 2021 10:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 25 301 2368005 kuliner-wajib-saat-perayaan-cap-go-meh-lontong-hingga-onde-onde-T3IVkJDU5j.JPG Onde-onde, salah satu makanan wajib ada saat perayaan Cap Go Meh (Foto: Instagram/@averysbite)

MASYARAKAT Tionghoa di Indonesia bersiap merayakan Cap Go Meh. Yaitu rangkaian terakhir dari perayaan Tahun Baru China. Menurut bahasa Hokkien, istilah Cap Go Meh berarti 15 hari atau malam setelah Tahun Baru Imlek. Ritual berdoa di vihara maupun atraksi barongsai kerap mewarnai perayaan Cap Go Meh.

Selain itu, adapula makanan khas yang dihidangkan saat Cap Go Meh. Ragam kuliner tersebut bermakna tersendiri yang sudah diwariskan secara turun temurun hingga sekarang. Berikut di antara makanan khas yang lazim disajikan saat perayaan Cap Go Meh sebagaimana dihimpun Okezone.

Lontong Cap Go Meh

Sesuai namanya, Lontong Cap Go Meh memang selalu disajikan dalam rangkaian terakhir Tahun Baru Imlek. Lontong Cap Go Meh adalah hidangan campuran yang diadaptasi dari masakan Jawa. Sejarahnya Lontong Cap Go Meh ketika pada abad ke-14 para imigran China dilarang membawa wanita.

Lontong Cap Go Meh

(Foto: Instagram/@duniakulinersurabaya)

Akhirnya mereka menikahi wanita Jawa Lokal sehingga menciptakan budaya peranakan China-Jawa. Ketika mereka menetap di Jawa, orang Tionghoa tersebut sudah terbiasa dengan masakan tradisional buatan istri mereka.

Sejak saat itu Yuanxiao (Bola Nasi) tradisional diganti dengan lontong, kue beras lokal yang lalu disajikan dengan berbagai hidangan Jawa. Lontong Cap Go Meh diyakini melambangkan asimilasi dua budaya, suasana meriah tahun baru dan simbol keberuntungan.

Kue Keranjang

Masyarakat Tionghoa biasanya membawa persembahan dalam bentuk kue keranjang untuk mengucapkan terima kasih dan memohon keselamatan.

Kue Keranjang

(Foto: Instagram/@kuehoki)

Orang-orang di zaman kuno percaya jika anak-anak tidak makan kue keranjang, mata mereka akan menjadi tebal. Alhasil, hingga kini tidak sedikit orang yang masih membawa persembahan keranjang saat merayakan Cap Go Meh.

Onde-onde

Tradisi memakan onde-onde sudah melekat erat dengan Cap Go Meh. Kebiasan makan onde-onde ini bahkan sudah ada sejak masa Dinasti Song pada 960-1279 Masehi.

Onde-Onde

(Foto: Instagram/@averysbite)

Masyarakat Tionghoa di China Utara menyebut tradisi ini dengan Yuanxiao, sementara masyarakat China Selatan menyebut tradisi ini dengan nama Tangyuan. Bentuk bulat dengan taburan wijen pada bagian luarnya membuat onde-onde dianggap sebagai makanan keberuntungan oleh masyarakat Tionghoa.

Jeruk

Buah jeruk oleh masyarakat Tionghoa diyakini sebagai simbol kemakmuran. Sehingga, jeruk termasuk makanan yang wajib ada dalam perayaan Imlek atau Cap Go Meh.

Jeruk Cap Go Meh

(Foto: Instagram/@ugi_tati123)

Selain itu ada pula tradisi melempar jeruk yang berasal dari komunitas Hokkien yang dilakukan masyarakat China Selatan sejak abad ke-19. Tradisi tersebut dilakukan setiap wanita lajang dengan harapan pria tepat akan mengambil jeruk mereka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini