Iyuh, Ini Lho 8 Spot Paling Jorok di Pesawat

Fatha Annisa, Jurnalis · Jum'at 26 Februari 2021 10:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 25 406 2368453 iyuh-ini-lho-8-spot-paling-jorok-di-pesawat-frKhlViddI.jpg Selimut, salah satu bagian pesawat yang paling kotor. (Foto: Thetravel)

BEBERAPA bagian di pesawat yang menyimpan banyak kuman dan bakteri. Bukan cuma toilet, namun juga terdapat di tempat-tempat lain.

Meskipun sebelum lepas landas interior pesawat dibersihkan terlebih dahulu, tidak ada yang bisa menjamin kuman yang melekat hilang 100 persen. Terlebih jika pesawat hanya singgah di bandara sebentar saja, yang mengharuskan proses pengecekan dan pembersihan pesawat dilakukan secepat mungkin.

‘Kotornya’ pesawat mungkin tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Tidak juga dideteksi melalui indera penciuman manusia. Namun jika diintip dari mikroskop, sepertinya penumpang akan bergidik jijik.

Dikutip dari laman The Travel, Okezone telah mengumpulkan 8 tempat paling kotor di pesawat yang seharusnya tidak disentuh penumpang.

Baca Juga: Pramugari Ada Tes Keperawanan? Heksa Putrie Ungkap Fakta Ini

Tap water, teh dan kopi

Rasanya kini bukan rahasia lagi jika memesan teh dan kopi di pesawat harus dihindari semaksimal mungkin. Alasannya adalah, kru kabin membuat dua jenis minuman itu dari air yang diambil di tap water. Tap water merupakan salah satu hal yang diyakini menyimpan banyak kuman.

Sudah banyak mantan kru kabin yang membocorkan rahasia mengenai kebersihan tangki air yang selalu menjadi pertanyaan seluruh awak kabin. Mereka pun enggan meminumnya, dan memilih minuman kemasan. Hal ini karena tangki air diduga jarang dibersihkan secara baik.

Layar sentuh

 touchscreen

Seiring berkembangnya teknologi, fasilitas dalam pesawat pun ikut bertambah. Sekarang banyak maskapai yang menyediakan layar sentuh di belakang kursi penumpang untuk memenuhi kebutuhan hiburan pengguna pesawatnya. Terlebih dalam perjalanan panjang, penumpang tentu merasa sangat terbantu dengan adanya layar sentuh yang biasanya dapat menampilkan film atau musik.

Sayangnya, tak banyak yang menyadari bahwa layar tersebut disentuh berkali-kali oleh banyak tangan. Entah apa yang dilakukan penumpang sebelum Anda, sebelum ia menyentuh layar tersebut. Mungkin mereka tidak mencuci tangan sebelumnya, habis menutup mulut karena bersin, atau hal lain yang menyebabkan kuman bertumpuk di permukaan jemari. Kemudian koloni kuman tersebut pindah ke layar yang Anda sentuh.

Kantung di belakang kursi

Kantung di belakang kursi disediakan untuk menyimpan majalah atau kertas berisi penjelasan pengamanan selama penerbangan. Di sana juga biasanya dimanfaatkan untuk menyimpan barang-barang kecil penumpang, sampah tisu, atau bungkusan bekas makanan. Bungkusan-bungkusan tersebut bisa saja masih menyisakan makanan dan mereka berjatuhan ke dalam kantung. Tidak ada yang tahu, bukan?

Jadi, bisa bayangkan sekotor apa sebenarnya kantung tersebut? Meskipun saat singgah kantung dibersihkan, tak jarang ada penumpang yang menemukan hal-hal aneh saat merogoh kantung tersebut agak dalam. Jika memungkinkan, sebaiknya penumpang juga tidak menyentuh majalah-majalah di dalamnya.

Selimut

Jika selimut yang Anda dapatkan tidak dikeluarkan dari plastik atau kantong tertutup, kemungkinan besar selimut itu menyimpan banyak kuman. Tentu, selimut yang disediakan maskapai penerbangan cukup nyaman dan sangat membantu para penumpang yang kedinginan. Tapi alangkah baiknya jika Anda lebih berhati-hati dan membawa baju hangat sendiri dari rumah.

Sandaran kepala

 kursi

Sandaran kepala pada kursi penumpang adalah zona yang harus diwaspadai. Karena tidak hanya bersentuhan dengan wajah dan rambut, tapi juga ribuan tangan yang berjalan di lorong dan secara tidak sengaja atau sengaja memegang atau bersandar pada sandaran tersebut.

Sabuk pengaman

 sabuk

Penumpang bisa menghindari toilet, kantong di belakang kursi, kopi, dan sebagainya demi terhindar dari kuman. Namun untuk yang satu ini, penumpang tentu tidak bisa menghindarinya. Ya, sabuk pengaman, bagian penting dalam pesawat. Semua penumpang harus mengenakan sabuk pesawat pada lepas landas, mendarat, dan saat terjadi turbulensi.

Sabuk pengaman mungkin tidak sekotor toilet, tetapi ribuan orang telah menyentuhnya, bukan? Dan lagi-lagi diulang, tidak ada yang tau tangan orang yang memegangnya sebelum Anda bersih atau tidak.

Ventilasi udara

Dibanding toilet, tingkat kekotoran ventilasi udara diyakini cukup rendah. Oleh karena itu, pembersihan area tersebut pun menjadi minimal. Meskipun demikian, area itu tergolong sering melakukan kontak fisik dengan jemari penumpang yang ingin menyesuaikan kesejukan udara dan ke mana arah udara berhembus.

Meja lipat di belakang kursi

Mungkin mayoritas orang akan menganggap toilet adalah tempat terkotor di pesawat. Hal tersebut tidak perlu dipertanyakan lagi alasannya. Pihak maskapai pun menyadarinya dan meminta para staf untuk memberikan perhatian lebih kepada toilet pesawat dan selalu memastikan kebersihannya terjaga.

Satu yang tidak diperhatikan sebagai toilet, namun hampir sama banyaknya jumlah kuman yang ada adalah meja lipat di belakang kursi. Iya, meja yang sering penumpang gunakan untuk meletakan makanan. Sebuah studi oleh TravelMath menunjukkan bahwa meja lipat di pesawat membawa kuman delapan kali lebih banyak daripada tuas siram toilet.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini