Share

Sandiaga Uno Dorong Penyelamatan Pramuwisata di Pulau Dewata

MNC Media, Jurnalis · Kamis 25 Februari 2021 22:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 25 406 2368470 sandiaga-uno-dorong-penyelamatan-pramuwisata-di-pulau-dewata-EOQlrhGty6.JPG Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Biro Humas Kemenparekraf)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan bahwa pihaknya akan memprioritaskan penyelamatan pramuwisata yang ada di Bali agar dapat bangkit dan pulih seperti sedia kala.

"Saya baru saja menyelesaikan rapat kolaborasi dengan Ketua, Sekretaris dan anggota Himpunan Pramuwisata DPD Bali. Di mana kami memetakan beberapa permasalahan dan potensi solusinya," ujar Sandiaga, Kamis (25/2/2021).

Pada pertemuan tersebut Ketua HPI DPD Bali, I Nyoman Nuarte, Sekretaris I Komang Puji, dan anggota Putra Yase menyatakan saat ini merupakan saat terberat bagi pramuwisata.

Ia mengatakan, saat ini kondisi pramuwisata dibagi dalam beberapa kualifikasi. Pada bagian menengah ke atas mereka bertahan dengan menghabiskan tabungan nya selama satu tahun terakhir (Mantab: Makan Tabungan). Yang menengah dalam fase Mindset (makan jual hasil aset).

Baca juga: Mulai 1 April, Layanan Tes GeNose C19 Tersedia di Bandara

Sedangkan pramuwisata di kelas yang terbawah pramuwisata sudah pulang ke kampung halamannya, beralih profesi menjadi buruh, nelayan, petani, dan profesi-profesi lainnya, hampir tidak ada kegiatan pramuwisata sama sekali.

"Dari 7 ribu anggota yang lapangan kerja nya sirna, para pramuwisata ini mengharapkan mereka yang memiliki 11 divisi bahasa ini diberikan langkah khusus penyelamatan oleh pemerintah, mereka berharap bisa berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan," papar dia.

Dalam pertemuannya dengan Sandiaga Uno, para pramuwisata berharap agar mereka sebagai front liner, storytelling budaya pariwisata di Bali ini mereka mendapatkan prioritas vaksinasi Covid-19. Dan selain bantuan sosial mereka ingin diberdayakan dengan konten-konten dan perubahan dari segi legalitas peraturan daerah yang mungkin membuat mereka lebih berdaya.

"Sehingga pemberdayaan seperti melibatkan mereka untuk membuat video protokol kesehatan secara end to end mulai dari menjemput tamu di airport, saat berkegiatan, hingga kembali ke airport adalah harapan mereka, sehingga mereka dapat berkegiatan dan mendapatkan tambahan penghasilan yang dibutuhkan," papar Sandi.

Para pramuwisata itu juga berharap ada sertifikasi kompetensi khususnya budaya Bali, kemampuan berbahasa Bali, dan agar mereka dilibatkan dalam program Prakerja. Ini menurut Sandi adalah satu pemetaan masalah yang bisa langsung diberi solusi dengan program pemerintah.

"Saya langsung memastikan dana hibah tahun ini tidak hanya menyasar hotel dan restoran tapi juga memberikan sentuhan kepada biro perjalanan pariwisata dan pramuwisata," sebutnya.

Ia yakin para pramuwisata dapat turut mensosialisasikan protokol CHSE atau kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan keberlanjutan lingkungan. Ini adalah salah satu perubahan dari segi trend pariwisata saat ini yakni menjadi safety healthy tourism.

"Harapan kita bahwa sertifikasi kompetensi dari 1.600 SDM pariwisata dapat ditambah menjadi 2.100 SDM pariwisata pada tahun 2021 ini. Dan dari 90 pemandu wisata yang mendapatkan pelatihan storry telling bisa ditingkatkan juga khususnya untuk mencakup desa-desa wisata berpotensi untuk membuka lapangan pekerjaan sebesar-besarnya dan seluas-luasnya," demikian Sandiaga Uno.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini