Dubai Kota Pertama di Dunia Terapkan Sistem Verifikasi Digital COVID-19 Wisatawan

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Sabtu 27 Februari 2021 00:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 26 406 2368952 dubai-kota-pertama-di-dunia-terapkan-sistem-verifikasi-digital-covid-19-wisatawan-0eVonfv8TK.jpg Dubai, Uni Emirat Arab (seeworldtravel.com)

DUBAI di Uni Emirat Arab diklaim akan menjadi salah kota pertama di dunia yang akan menerapkan verifikasi digital berdasarkan catatan medis wisatawan terkait COVID-19, termasuk infeksi, pengujian, dan vaksinasi.

Hal ini setelah Otoritas Kesehatan Dubai (DHA) dan perusahaan penerbangan Emirates menandatangani kemitraan penerapan sistem tersebut, pada Kamis 25 Februari 2021.

Baca juga:  Wanita Hamil Hilang saat Liburan di Maladewa, Suami Tawarkan Rp1,4 Miliar bagi Penemu

Di bawah nota kesepahaman (MoU), sistem TI laboratorium yang disetujui DHA harus dikaitkan dengan sistem reservasi dan check-in Emirates, untuk memungkinkan pembagian, penyimpanan, dan verifikasi informasi kesehatan penumpang yang efisien terkait dengan infeksi COVID-19.

Pengujian dan vaksinasi harus menggunakan cara yang aman dan patuh secara hukum. Prosesnya akan segera dimulai dengan harapan proyek ini akan 'hidup' dan bermanfaat bagi para wisatawan dalam beberapa bulan mendatang.

MoU tersebut ditandatangani oleh Sheikh Ahmed bin Saeed Al Maktoum, Chairman dan Chief Executive Emirates, dan Awadh Al Ketbi, Direktur Jenderal DHA.

“Dubai adalah pusat transportasi udara global terkemuka, serta salah satu kota paling progresif di dunia dalam bidang layanan e-government. Merupakan langkah alami untuk menggabungkan kemampuan kami dalam menerapkan verifikasi digital rekam medis COVID-19, yang juga akan memungkinkan verifikasi dokumen nirsentuh di Bandara Dubai kata Sheikh Ahmed seperti dilansir dari Khaleej Times, Jumat (26/2/2021).

Baca juga: Intip Liburan Dayana di Dubai, Lihat Buaya hingga Kasih Makan Jerapah

“Ini akan sangat meningkatkan pengalaman wisatawan, keandalan, efisiensi, dan kepatuhan terhadap persyaratan masuk yang diberlakukan oleh destinasi di seluruh dunia,” ujarnya.

"Dubai akan terus memimpin dalam penerapan pendekatan yang efektif dan seimbang untuk pengendalian penularan, sambil memfasilitasi perjalanan dan transportasi udara yang penting bagi masyarakat dan ekonomi," tambah Sheikh Ahmad.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini