Ternyata Pesawat Tak Pernah Melintasi Kutub Utara dan Selatan, Kenapa?

Fatha Annisa, Jurnalis · Sabtu 27 Februari 2021 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 26 406 2369094 ternyata-pesawat-tak-pernah-melintasi-kutub-utara-dan-selatan-kenapa-KP1lOS37St.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

PESAWAT seakan bisa membawa Anda ke mana saja dan menyusuri seluruh kawasan langit. Nyatanya ada beberapa wilayah yang dilarang keras untuk dilewati pesawat. Wilayah tersebut adalah Kutub Utara dan Selatan.

Kutub Selatan atau biasa disebut Antartika adalah kawasan dengan suhu terdingin di dunia. Kondisi udara di sana berangin dan bersalju. Hal tersebut sangat rentan untuk keselamatan penerbangan karena dapat menimbulkan keadaan pilot tidak dapat melihat keadaan di depannya sama sekali.

 pesawat

Jika sebuah pesawat melintasi wilayah Antartika dan terjadi hal tak diinginkan yang mengharuskannya melakukan pendaratan darurat, mendarat di sana tentu bukan pilihan bagus.

Suhu udaranya sangat rendah, penumpang serta awak kabin yang selamat akan kesulitan untuk beradaptasi. Antartika juga memiliki banyak pegunungan, dan seperti yang diketahui bahwa kawasan paling berbahaya untuk melakukan pendaratan darurat adalah daerah pegunungan.

Sedikit berbeda dengan Kutub Selatan, alasan pesawat tidak melintas di atas Kutub Utara adalah terdapat medan magnet yang cukup kuat dan terus berubah-ubah. Perubahan arahnya dapat berubah secara signifikan dalam setahun. Kondisi ini sangatlah berbahaya bagi pilot karena jika medan magnet bergerak, arah utara yang sesungguhnya akan berbeda.

Sebagaimana dilansir dari Youtube Sisi Terang, bandara-bandara menamai landasannya sesuai dengan seberapa jauh tempatnya berada dari arah utara yang sebenarnya dalam derajat. Dengan medan magnet yang kuat, jarak bandara dari arah utara yang sebenarnya pun menjadi berantakan. Pilot akan kesulitan menemukan landasan mana yang merupakan tempat pesawatnya untuk mendarat.

Selain itu, laporan dari pilot tentang pergerakan medan magnet memaksa bandara harus menamai ulang landasan pacunya. Penamaan ulang tersebut sangatlah berbahaya dan memiliki konsekuensi yang cukup fatal, seperti pendaratan yang salah atau tidak aman.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini